Gereja-gereja di Manado Dijaga Ketat Polisi/TNI dan Pemuda Muslim

Manado, Swarakawanua.id-Umat Kristiani yang ada di bawah kolong langit memaknai Jumat Agung atau hari Kematian Yesus Kristus untuk menebus Dosa Manusia, Jumat (15/04/2022).

Peringatan Jumat Agung juga terlihat begitu khusuk di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang mayoritasnya beragama Nazarani.

Peringati Jumat Agung terlihat khusuk di rumah-rumah ibadah di Kota Manado. Ibadah Jumat Agung berlangsung lewat penjagaan ketat aparat penegak hukum yakni Polisi dan TNI. Selain aparat, kalangan Pemuda Muslim juga tampak mengamankan Rumah-rumah peribadatan yang melangsungkan ibadah Jumat Agung.

Ini membuktikan bahwa toleransi dan kerukunan antar umat beragama di pusat pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara ini sangat-sangat tinggi. Hampir di semua gereja di Kota Manado tampak 4-5 Polisi/TNI berseragam lengkap dusertai senjata api (Senpi) ikut menjaga peribadatan umat Kristiani di Kota Manado memaknai Jumat Agung atau kematian Yesus Kristus untuk membasuh dosa-dosa manusia tersebut.

Mantan Penatua Pemuda GMIM Sion Teling Yohanes George mengapresiasi kalangan pemuda Muslim yang secara spontan ikut menjaga kegiatan ibadah Jumat Agung termasuk di GMIM Sion Teling.

“Toleransi yang terpupuk selama ini antar umat beragama di Kota Manado harus terus kita jaga dan tingkatkan ikatan persaudaraan yang ada. Karena kita umat Manusia punya satu tujuan yang sama kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Komisi P/KB GMIM Sion Teling atau Gereja Ayam ini. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *