Talaud,Swarakawanua.id- Berdasarkan data yang ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Talaud kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Talaud dalam kurun Januari-Mei tahun 2022 berjalan ini sebanyak 79 kasus DBD, Rabu (11/5/2022).
“Kasus DBD tahun 2022 mulai dari bulan Januari tercatat 23 kasus, satu di antaranya meninggal dunia, Februari sebanyak 28 kasus, Maret 8 kasus, April 18 kasus, satu diantaranya meninggal dunia. Sementara untuk bulan Mei berjalan ini sudah tercatat sebanyak 5 kasus,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, dr Marina Wantania.
“Gejala DBD yang paling utama adalah naiknya suhu atau panas tubuh yang berbeda beda . Biasanya pada hari ke empat panas tubuh orang ketika sudah terkena DBD akan turun, sehingga dianggap cuma panas biasa dan sudah sembuh. Padahal, ini sudah masuk fase syok. Beberapa orang yang meninggal karena DBD disebabkan lambatnya pasien dibawa ke Rumah Sakit untuk diperiksa, ” jelas Wantania.
“Oleh karena itu, kembali saya ingatkan kepada masyarakat, untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tetap menerapkan 3 M Plus untuk menghindari serta mencegah DBD secara intens. Sebagaimana yang dilakukan oleh Pemkab Kabupaten Kepulauan Talaud,” tukasnya.
(triplem)






















