Rapat Perdana Dengan ASN di Hari Pertama Bertugas Sebagai Penjabat Bupati Sangihe

Sangihe, Swarakawanua.id – Usai dilantik oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey Minggu (22/5/22) sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Silangen-Tamuntuan langsung eksis.

Mengawali tugas pertama sebagai Penjabat Bupati mengadakan rapat perdana bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe Senin (30/5/22) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rapat bersama ini dihadiri oleh para kepala OPD Para Kabag Serta ASN pemkab sangihe. Penjabat Bupati Rinny Tamuntuan Dalam sambutannya mengatakan, akan melakukan evaluasi seperti anggaran pemerintah termasuk dana PEN dan dana APBD sehingga ini yang menjadi bahan evaluasi sejauh mana pengelolaan anggaran di Pemkab Sangihe.

“Akan melakukan evaluasi kinerja ASN maupun anggaran yang sudah terprogram di APBD tahun 2022,” ucap Tamuntuan.

Lanjutnya, Selain itu Tamuntuan juga mengatakan bahwa pejabat jangan terlalu cepat menyikapi berbagai dinamika namun diminta para ASN harus tunjukan hasil kerja.

“Tak hanya itu, Tamuntuan berharap para ASN dapat bersinergi dalam menyukseskan berbagai program kegiatan pemerintah,” ujarnya.

Tamuntuan juga menekankan soal pekerjan rumah yang belum selesai yakni belum terbayarkannya tunjangan kinerja (Tukin) Tamuntuan memberikan target kepada Sekda dan Asisten-asisten elama satu minggu sehingga segera terbayarkanKesempatan itu Tamuntuan menargetkan kinerja yang harus di selesaikan oleh para perangkat daerah agar dapat di evaluasi lalu soal pengawaasan yang berjenjang harus dilakukan termasuk disiplin dari para ASN harus ditingkatkan.

“Mari kita semua berlomba-lomba menunjukan hasil kerja dan OPD juga harus bersinergi dengan Provinsi agar target kerja dapat tercapi, apalagi mengisi 100 hari kerja saya, perlu juga para pimpinan OPD menunjukan target kerja 100 hari agar ada nilai siknifikan dalam nembangun daerah,” Tegas Tamuntuan.

“Selain itu soal utang daerah yakni PEN untuk membayar bunga dan pokok maka semua dinas perlu melihat peluang pendapatan asli daerah (PAD) dalam rangka menigkatkan kesejahteraan bersama,” tambahnya.

(Gops-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *