Caption: Ketua Asprov PSSI Sulut Joune Ganda dan Irwan Komel Pakaya. (*).
Manado, Swarakawanua.id-Tak becusnya Askot PSSI Manado melaksanakan Muskot PSSI Kota Manado, disikapi serius klub-klub sepak bola yang ada di wilayah Kota Manado.
Salah satunya datang dari klub sepak bola cukup ternama di Kota Manado yakni Tikala FC.
Tikala FC yang dipimpin Irwan Komel Pakaya mendesak Asprov PSSI Sulut segera menurunkan karateker Askot PSSI Manado.
Itu karena Muskot PSSI Manado menghasilkan ketua terpilih bertentangan dengan aturan khususnya Statuta PSSI. Dimana Statuta PSSI menyebutkan, usia Ketua Askot/Askab harus 30 tahun ke atas, sementara ketua terpilih Askot PSSI dalam Muskot berusia 27 tahun.
“Saya meminta Ketua Asprov PSSI Sulut yang dipimpin Bapak Joune Ganda segera melakukan berbagai pembenahan organisasi olahraga di kabupaten/kota, salah satunya segera menunjuk pelaksana tugas ketua Askot PSSI Manado,” ucap Komel, sapaan akrab Irwan Pakaya.
Dia mengatakan, kalau sudah ada karateker Askot PSSI Manado, maka bisa mempersiapkan pelaksanaan Muskot PSSI Manado kembali. “Muskot PSSI Manado pada Jumat lalu cacat hukum, karena melanggar Statuta PSSI,” jelas dia.
Dia menuturkan, Komite Pemilihan Askot PSSI Kota Manado harus benar-benar mengacu Statuta PSSI dalam menggelar Muskot. “Sehingga ketua terpilih sesuai aturan-aturan main yang ada,” kata dia.
Komel Pakaya ikut memuji kepedulian Joune Ganda (JG) terhadap perkembangan sepak bola di Sulawesi Utara (Sulut).
“Cuma Joune Ganda yang bisa berbicara soal sepak bola Sulut ke depan, karena beliau benar-benar memperhatikan perkembangan sepak bola yang ada di daerah ini. Yang lain masih berbicara di langit-langit,” terang Komel Pakaya. (Danz*)


























