Manado, SwaraKawanua.ID-Perhelatan Pilkada Manado cukup menentukan kemenangan pasangan calon (Paslon) di Pilkada Sulut. Betapa tidak, angka pemilih kota Manado di Pilkada 9 Desember 2020 sebanyak 328 ribu lebih pemilih. Sehingga Pilkada Manado faktor penentu kemenangan paslon di Pilkada Sulut nantinya.
Karena itu, paslon Gebernur dan wakil gubernur serta Tim sukses (Timses) harus mampu memetahkan kemenangan di kota Manado. Namun jika tidak memasang strategi yang jitu, maka bisa buyar paslon meraup suara nantinya di kota Manado.
Halnya paslon Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) harus mampu menarik simpati dari pendukung tiga paslon lainnya di kota Manado yakni paslon jPAR-Ai dengan Jargon Paham, Mor-HJP dengan Jargon Manado Diberkati dan Harapan Jadi Pasti serta paslon SSK-SS dengan Jargon SoInsyaf (Sonnya-Syarif). Dimana pendukung tiga paslon ini cukup simpatik terhadap sosok kepemimpinan OD-SK.
Namun jika paslon OD-SK memaksakan serta memainkan irama sinergitas OD-SK Sulut dan AA-RS Manado, maka bisa saja menimbulkan antipati dari pendukung tiga paslon di Pilkada Sulut terlebih terhadap OD-SK. Awalnya pendukung tiga paslon sangat puas dengan angka kinerja OD-SK, namun kini mulai pudar karena sistem paket yang dimainkan pendukung paslon AA-RS.
Karena itu, OD-SK harus dulu menyelamatkan diri di Manado sebelum memainkan sistem sinergitas yang digaung-gaungkan. “OD-SK harus pintar-pintar memainkan irama karena masih banyak pendukung tiga paslon yang suka terhadap OD-SK,” kata Icat warga Wanea. (dance siahaya)






















