Manado, SwaraKawanua.ID-Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan dan Hanny Joost Pajouw (MOR-HJP) sangat memperhatikan persoalan publik dan kesejahteraan masyarakat kota Manado. Buktinya, Mor-HJP bernomor urut 3 di Pilkada Manado ini akan menyempurnakan program dana santunan duka dengan menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi warga kurang mampu.
Program ini akan direalisasikan oleh pasangan berjargon “Manado DiBerkati Harapan Jadi Pasti” jika terpilih memimpin Kota Manado 2021-2024.
“Kami tak hanya melanjutkan program dana santunan duka bagi keluarga yang berduka. Tapi kami juga menyiapkan TPU gratis,” ujar Mor, di Manado, beberapa waktu lalu.
Kata dia, program ini adalah jawaban bagi warga yang mengeluh bahwa keluarga yang berduka masih dibebani dengan biaya pemakaman di TPU. Apalagi kondisi kedukaan terjadi di masa pandemi Covid-19.
Persoalan beban pembiayaan TPU diangkat dalam Rapat Pansus Penataan dan Pengelolaan TPU Pemkot Manado yang berlangsung di Kantor DPRD Manado, Senin (28/09/2020). Warga kesulitan, karena makam berukuran 2,5 x 1,5 meter, biaya VIP Utama sebesar Rp3 juta, VIP Rp1,5 juta dan standar Rp700 ribu.
Menurut anggota DPRD Manado Jurani Rurubua, meski biaya ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2011 di Pasal 40, namun kewajiban membayar lokasi makam sangat membebani warga yang kurang mampu.
“Pemkot Manado menggratiskan biaya makam di TPU untuk warga Kota Manado yang kurang mampu,” imbuh Rurubua. (DN5)

























