Rela Naik Perahu Tambangan Guna Jumpa Warga Perbatasan

Sangihe,Swarakawanua.id-Ingin melihat dari dekat dan mendengar Keluh-kesah warganya yang ada di kepulauan Penjabat Bupati Kabupaten Sangihe dr Rinny Tamuntuan dan Kaban Perbatasan dr Yeti Pulu akhirnya berkunjung ke pulau-pulau terluar perbatasan Indonesia-Philipina.

Bupati Sangihe bersama Forkompinda Kaban Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara serta kepala OPD bersama anggota Dewan Denny Roy Tampi (DRT) menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 95,ke pulau perbatasan Marore, Matutuang, Kawio, Kawaluso dan Lipang, serta kampung Bukide kecamatan Nusa Tabukan dan sempat singgah di pulau Bukide Kecamatan Nusa Tabukan, dan harus rela naik perahu tambangan, sebab kapal tak bisa sandar di dermaga karena air pada saat itu sedang surut.

“Meskpun naik perahu, ibu bupati dan ibu Kaban Perbatasan rela turun bertemu warga Bukide sekaligus untuk mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi mereka,dan pada saat itu juga menyerahkan bantuan beras dan makanan tambahan untuk balita serta pembagian bantuan langsung tunai (BLT) subsidi BBM,” kata salah satu warga.

Dalam kunjungan kerja di 6 pulau terluar Pj. Bupati menyerahkan bantuan beras sebanyak 13 ton untuk masyarakat yang ada di 5 kampung di Kecamatan Kendahe 2, Nusa Tabukan, 3 kampung di Kecamatan Marore 2 Kampung.

“Makanan tambahan untuk balita sebanyak 21 paket dan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi BBM bagi keluarga penerima manfaat yang telah terdata sebanyak 138 dilima Kampung yang ada di pulau terluar,” beber Bupati.

Rombongan bupati dalam kunjungan kerja ke kepulauan Kajari Sangihe, Kapolres,Kakandepag, Danlanal Tahuna,kepala SKPD serta Anggota dewan.(Gops-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *