Berkeinginan Jadi Operator 29 Peserta Ikut Pelatihan di LPK MAJ

Caption : Kerol Jabarmase dan Selin Corneles Peserta LPK MAJ

Minut, Swarakwanua.id – Lembaga Pelatihan Kerja Minut Abadi Jaya (LPK MAJ) yang terletak di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) semakin dikenal.

Tak tanggung-tanggung kali ini ada 29 peserta yang ikut pada pelatihan operator alat berat jeni eksavator.

Uniknya ada lima (5) orang peserta yang berasal Provinsi Maluku Utara (Malut) dan 24 dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lebih menariknya lagi dari 24 peserta dari Sulut ini ada satu perempuan asal Batu Putih Kota Bitung yang berkeinginan menjadi operator alat berat jenis eksavator.

Selin Corneles mengatakan tujuan mengikut pelatihan ini untuk mencari dasar serta ingin menguasai teknik mengoperasikan alat bera jenis eksavator.

“Supaya gampang mencari pekerjaan. Mengikuti pelatihan di MAJ itu baik apalagi cara mengajar instrukturnya mudah dan cepat diaphami,” ujarnya.

Disisi lain salah satu peserta dari Provinsi Maluku Utara tepatnya Halmahera Utara, Desa Wangeotak, Kecamatan Malifut Kerol Jabarmase menyebutkan keikutsertaannya dalam pelatihan karena memang berkeinginan menjadi operator alat berat.

“Jadi saya dan empat teman lain begitu bahagia dapat datang ke Minahasa Utara untuk ikut pelatihan di LPK MAJ. Apalagi instrukturnya saya sangat senang baik dan cepat di pahami terlebih untuk saya sendiri yang lebih suka praktek dibanding materi,” kata dia.

Sementara Direktur Utama PT Minut Abadi Jaya Jelly Mamansage menjelaskan untuk lima orang peserta dari Maluku Utara seharusnya melakukan pelatihan alat di Halmahera.

“Namun karena ada beberapa kendala sehingga mereka saya bawa ke Minahasa Utara. Jangan sampai karena keterbatasan pelatihan disana sehingga mereka tidak bisa mengoperasikan alat berat dengan baik,” kata dia.

Guna menciptakan operator alat berat jenis eksavator yang baik dan handal dari pantauan media ini terlihat Direktur PT Minut Abadi Jaya turun langsung menjadi operator bagi peserta yang baru dua hari ikut pelatihan.(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *