Pemkot Manado Hemat BBM Sampai 7 Miliar

Manado, Swarakawanua.id-Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakilnya dr Richard Sualang piawai melihat potensi penghematan anggaran.

Salah satunya dengan cara menekan pengeluaran pengisian bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas pejabat.

Konon menurut Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Manado, Peter KB Assa, terobosan yang dilakukan mampu membuat postur APBD Kota Manado hemat hingga Rp 7 miliar.

“Alokasi anggaran untuk BBM kendaraan dinas setahun sebesar Rp 17 miliar. Tapi dengan dibuatnya aplikasi khusus atas petunjuk pak walikota, maka anggaran BBM terproyeksi akan hemat Rp 7 miliar,” ujar Assa ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/09/2022).

Kepala BKAD Pemkot Manado, Peter KB Assa. Foto: dok-komentar.id

Birokrat pinter ini mengatakan, aplikasi tersebut adalah Si-Kendis. Di mana setiap pengisian BBM kendaraan dinas pejabat, harus melalui aplikasi ini.

“Jadi tidak sembarang lagi seperti dulu, hanya mengandalkan nota SPBU. Kini setiap kendaraan dimonitor lewat aplikasi dan ada verifikator khusus yang melakukan monitoring,” terang Assa.

Setiap kendaraan yang mengisi BBM, akan dihitung pemakaiannya dengan jarak tempuh kendaraan.

“Jadi akan diketahui saat isi BBM posisi kilometer kendaraan ada di angka berapa. Nah kendaraan itu tidak bisa mengisi BBM lagi bila jarak tempuh belum sesuai,” ungkap Assa mencontohkan.

Dia mengatakan aplikasi ini baru diterapkan sejak bulan Mei lalu. Namun pengeluaran APBD untuk BBM pejabat diproyeksikan dapat ditekan hingga Rp 7 miliar atau bahkan 50 persen.

“Makanya di APBD 2023 nanti anggaran BBM hanya akan ditata sebesar Rp 10 miliar bukan lagi Rp 17 miliar,” tukas Peter KB Assa. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *