Manado, Swarakawanua.id-Salah satu kandidat terkuat bakal calon Gubernur Sulut pada Pilkada 2024 mendatang, yakni dr. Elly E. Lasut (E2L), yang adalah Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud. E2L saat ini figur calon Gubernur Sulut paling populis di mata masyarakat Sulut.
Kalau Pilkada Sulut dilakukan hari ini, maka E2L, sudah pasti Gubernur Sulut saat ini. Karena berdasarkan bocoran beberapa lembaga survey Nasional, elektabilitas E2L sangat tinggi dan perbedaan sangat mencolok dengan bakal calon figur Gubernur Sulut lainnya baik dari partai PDIP, Golkar bahkan partai lainnya.
Tingkat kesukaan masyarakat terhadap E2L memimpin Sulut tak bisa dikendalikan. Ini yang membuat E2L, yang saat ini menjabat Ketua Demokrat Sulut, sudah 100 persen siap maju di Pilkada Sulut pada November 2024 mendatang.
Walaupun hampir semua kabupaten/kota di Sulut, kepala daerah dikuasai oleh kader PDIP. Namun E2L tidak melihat kekuatan kepala daerah PDIP saat ini, karena rakyat ada di belakang sosok figur rendah hati yang dikenal sangat-sangat smart ini.
Rating E2L di posisi 01 Sulut sangat menarik perhatian bakal calon dari partai Golkar bahkan terlebih PDIP yang mempunyai segudang kader.
Seperti Steven Kandouw yang saat ini jabat Wakil Gubernur Sulut, Maurits Mantiri (Walikota Bitung), James Sumendap (JS) tercatat Bupati Mitra, Andrei Angouw (Walikota Manado) serta terakhir kader baru PDIP yang saat ini lagi menjadi perhatian publik Sulut.
Dia adalah Joune Ganda SE, MAP, yang adalah Bupati Minahasa Utara (Minut). Joune Ganda adalah figur PDIP yang saat ini paling disukai masyarakat Sulut.
E2L tak menghitung kehebatan figur-figur tersebut, selain sosok Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang menjadi catatan khusus di memory Elly Lasut..
E2L menganggap Olly adalah lawan paling hebat dan terberat bagi E2L, jika akhirnya akan berhadapan di 2024
Sayangnya, Olly tidak terakomodir dalam perombakan kabinet Jokowi, pada tahun 2022 lalu. Sehingga Olly akan mengakhiri masa jabatan dua periode Gubernur Sulut.
E2L dan Olly tak jadi berhadapan. Lawan E2L di lingkaran PDIP adalah Steven Kandouw yang periode kedua menjabat wakil Gubernur Sulut. Secara garis partai dan pengalaman politik serta birokrat, Steven Kandouw paling layak diusung partai berlambang Banteng Moncong Putih ini.
Selain SK, sosok Srikandi Sulut, Rita Tamuntuan harus dihitung oleh E2L terlebih figur internal PDIP.
Rita Tamuntuan yang adalah istri Gubernur Sulut yakni Olly Dondokambey ini, punya tingkat elektabilitas cukup ramai di internal PDIP.
Itu karena sejak memegang jabatan Ketua PKK Sulut, seabrek kegiatan dilakukan di wilayah Sulut. Nama Rita Tamuntuan saat ini cukup menarik perhatian publik Sulut terlebih kader PDIP.
Satu dari dua figur di atas ini, diprediksikan akan diusung PDIP 01 Sulut pada Pilkada 2024. Apakah Steven Kandouw ataukah Rita Tamuntuan? Tergantung PDIP. Tapi, Joune Ganda juga bisa menjadi alternatif diusung PDIP, karena survey cukup memuaskan dan figur rendah hati dan smart di mata rakyat Sulut.
E2L sangat disukai rakyat saat ini ke 01 Sulut tapi harus kerja keras, karena semua infrastruktur dikuasai oleh PDIP. Hampir semua kabupaten/kota sudah dikuasai oleh PDIP hanya tinggal Boltim dan Talaud. Sehingga mesin partai serta mesin birokrat akan bekerja ke calon PDIP di Pilkada Sulut.
Secara finansial, E2L kalah jauh dari figur PDIP. Tapi, bukan uang yang memilih tapi rakyat yang akan menentukan nasib Sulut pada 2024. Namun begitu, kekuatan finansial akan sangat mempengaruhi gerak dan kerja di pesta demokrasi rakyat Sulut nanti.
Peluang E2L akan terbuka besar, jika peta politik Nasional yakni Pemilihan Presiden RI, PDIP kalah. Tapi, kalau PDIP menang R 1, maka E2L harus pikir-pikir 1.000.kali untuk maju di Pilkada Sulut.
Itu karena eforia PDIP akan semakin ‘gila’ jika RI 1, adalah kader mereka. Tentunya efek politik Nasional akan berpengaruh ke politik daerah termasuk Pilkada Sulut bahkan kabupaten/kota.
Tapi, kalau RI 1, bukan kader PDIP, maka kans E2L pimpin Sulut terbuka lebar. Itu karena masyarakat akan mengikuti sinergitas RI 1 nantinya.
Selain itu juga, siklus kepemimpinan PDIP sudah dua periode membuat masyarakat mulai ‘bosan’. Walaupun begitu, harus diakui bahwa pembangunan wah di bawah kepemimpinan ODSK tapi masyarakat ingin mencari figur baru pemimpin Sulut.
Sehungga, kans E2L memimpin Sulut cukup kuat, karena rakyat saat ini sangat menyukai sosok dari ayah Hilarry Brigita Lasut (HBL) ini. (Danz*).



























