Manado, Swarakawanua.id-Hujan yang mengguyur sejak subuh hingga pagi ini, mengakibatkan banjir terjadi di mana-mana di wilayah Kota Manado. Itu akibat pembangunan drainase yang sudah menyedot hampir sebagian besar dana APBD Kota Manado sejak tahun 2021 hingga 2023 ini, tidak berfungsi dengan baik.
Daerah Paal 2 kawasan lorong Pasar Segar, daerah Perkamil, Kampung Ternate dan Ketang Baru, daerah kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken Darat, Dendengan Dalam dan Luar, Kecamatan Paal 2, banjir cukup keras melanda titik-titik lokasi tersebut.

Ketinggian air cukup mengkuatirkan masyarakat, sehingga banyak yang mengungsi ke lokasi-lokasi yang dinilai agak sedikit aman. Banjir bisa mencapai ketinggian satu meter di daerah Keluaran Bailang.
Masyarakat mulai meminta bantuan tim SAR, karena sudah sangat membahayan. Seperti banjir dasyat yang terjadi di kelurahan Bailang Lingkungan 5, Kecamatan Bunaken. Masyarakat setempat menyelamatkan barang-barang penting akibat ketinggian air sudah capai 1 meter lebih dan tampak arus banjir cukup keras.


Masyarakat hanya meminta kepada Tuhan lewat doa untuk menjaga kota tercinta l. Oh “Tuhan lindungilah kota ini dari bahaya banjir,” terang sejumlah warga di lokasi-lokasi rawan banjir.
Sementara itu, pembangunan drinase baru di sejumlah titik tampaknya tidak berfungsi dengan baik yang memicu banjir.. Danz).

























