Dihatam Longsor, 3 Warga Perkamil Tewas Tertimbun Tanah

Korban dalam kondisi meninggal dunia usai dievakuuasi warga dan tim penamggulangan bencana

Manado, SwaraKawanua.ID-Hujan deras yang mengguyur kota Manado sejak pagi hingga sore menelan korban jiwa.

Buktinya,  warga Kelurahan Perkamil, kecamatan Paal 2, tewas tertimbun tanah setelah sebuah rumah dihatam tanah longsor. Lokasi longsor tepatnya di Lingkungan V, Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua atau di belakamg gedung GPDI Kota Manado. Naas menimpa seisi rumah itu  terjadi pada Sabtu (16/1/2021) sore.

Ketiga korban tewas yakni Fanny Poluan, Arnie Laurens dan Chelsea.

Informasi awal diperoleh dari laporan yang masuk di call centre 112. Laporan disampaikan Grace, Kepala Lingkungan V Kelurahan Perkamil.

Dari laporan itu, disampaikan bahwa ada 4 orang yang terjebak di dalam rumah saat tanah longsor menghantam sebuah rumah di tempat tersebut.

Warga pun bergegas gotong-royong mengeluarkan korban dari reruntuhan rumah yang tertimbun tanah. Saat ditemukan, tiga korban yang terdiri dari dua orang dewasa dan satu anak-anak, sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Waktu korban ditemukan, semua sudah meninggal dunia,” kata sejumlah warga yang ikut melakukan evakuasi.

Hujan lebat dan angin kencang, memang sudah terjadi sejak Jumat (15/1/2021). Sampai Sabtu (16/1/2021) hujan lebat masih mengguyur Kota Manado dan sekitarnya. Banjir dan tanah longsor pun mewarnai sejumlah wilayah Kota Manado.(dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *