Manado, Swarakawanua.id- Dibalik kinerja cemerlang PT PLN (Persero) sepanjang tahun 2022 sebagai BUMN sektor kelistrikan satu-satunya di Indonesia tersimpan cerita mengagumkan bagaimana PLN terus berusaha menunjang kepuasan kerja pegawainya. PLN tentu sadar bahwa performa perusahaan sangat ditentukan oleh performa pegawai sebagai tulang punggung perusahaan. Untuk itu, PLN terus meningkatkan kapabilitas pegawainya hingga mendorong pelayanan internal pegawai dapat memberikan dampak bagi kepuasan 51.477 jumlah pegawai PLN tersebar di seluruh Indonesia.
PLN sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia memiliki produktifitas mencapai 5.318 MWh/pegawai dan 1.664 pelanggan/pegawai. Tingkat produktifitas luar biasa ini yang memungkinkan PLN mencetak setoran dividen kepada negara mencapai Rp2,19 triliun, meningkat sebesar 191,7% dari Rp750 miliar di tahun 2021. Pencapaian ini tidak berhenti sampan di situ, setoran pajak juga meningkat hingga Rp35,33 triliun atau meningkat sebesar 13,1% dibandingkan tahun 2021.
Untuk menjaga kinerja cemerlang ini, PLN mendorong peningkatan layanan kesehatan pegawainya untuk memastikan performa pegawai dapat terjaga tanpa harus khawatir ancaman kesehatan pada berbagai upaya melistriki negeri. Ari Dartomo selaku General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang ada di tubuh PLN tentunya sesuai dengan tata kelola Good Corporate Governance (GCG) yang berlaku di PLN.
“Kami senantiasa memikirkan bagaimana pegawai kami dapat bekerja dengan performa maksimal, untuk itu kesehatan pegawai menjadi salah satu hal yang tidak bisa ditawar kualitasnya,” ungkap Dartomo.
“Namun, sejalan dengan penyediaan kesehatan yang baik, proses penyediaannya pun harus baik dan sesuai aturan yang ada. Karena hal ini sudah menjadi prinsip dan budaya PLN untuk menjaga komitmen kami pada penyelenggaraan GCG,” ucapnya menambahkan.
Dampak besar sudah sangat terasa dałam dua tahun terakhir, di mana kinerja pelayanan kelistrikan sangat meningkat. Capaian ini tercermin melalui 314 penghargaan tingkat nasional hingga internasional yang diperoleh perseroan sepanjang Tahun 2022. Tidak hanya itu, PLN pun mampu mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dengan laba bersih mencapai Rp14,44 triliun.
Ari Dartomo menyampaikan bahwa bagaimana PLN dengan budayanya untuk terus memperhatikan kesejahteraan pegawainya yang menjadi kunci efektifnya pengelolaan SDM di PLN dan mampu menciptakan produktifitas terbaik. “Tersedianya pelayanan kesehatan yang baik sangat kami rasakan pada kinerja seluruh pegawai kami yang terjaga dan terus meningkat tanpa ada gangguan kekurangan tenaga akibat masalah kesehatan,” tutur Dartomo. (Danz*).



























