Manado,Swarakawanua.id-Bukan cuma masyarakat yang kecewa terhadap Walikota dan Wakil Walikota Manado yakni Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) terkait dana duka dan dana lansia tapi kader PDIP pun ikut angkat suara.
Menurut salah satu kader yang enggan menyebutkan namanya, pada Pilwako Manado 2024 ini, dirinya tidak akan lagi bersama AARS.
“Kita tidak pernah marah partai dan kita tetap punya partai PDIP. Tapi kalau AA masih tetap maju 01 Manado, lebe bae kita pa Imba Jo. Kalau papan 1 Icad Sualang, kita masih tetap berjuang untuk calon PDIP. Tapi kalau masih AA, sorry jo, kita so nyanda,” terang kader yang “berdarah-darah berjuang pada Pilwako 2019 lalu untuk kemenangan AARS pimpin Manado saat ini.
“Torang yang berjuang mati-matian tapi orang lain yang nikmati perjuangan. So butul Penatua Zeth Natan ambil sikap. Dia (Zeth Natan Red) juga sempat sampaikan ke kita, kalau AA masih papan 1 lebe bae torang deng orang laeng. Beda kalau papan 1 itu ketua Icad Sualang, torang Banteng masih mo baku patah,” sembur kader militan PDIP ini lagi.
Lanjut kader militan ini lagi, banyak kader yang sudah kecewa terhadap figur Andrei Angouw yang terkesan tidak melihat perjuangan para kader.
“Cuma orang laeng yang tu nikmati. Tunggu jo dia pe oras, terus terang torang pa Imba jo, walau kita tidak kenal dekat dengan beliau,” tutup kader PDIP ini. (Danz*).



























