Manado,Swarakawanua.ID-Ini merupakan suatu kebanggan bagi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Yulius Selvanus Komaling (YSK). Dimana Provinsi Sulut yang ibu kotanya adalah Kota Manado ditunjuk Pemerintah Pusat sebagai lokasi kegiatan Akbar perayaan Paskah Nasional 2026.
Menariknya lagi, sosok pengusaha muda sukses Recky Langie dipercayakan sebagai Ketua Panitia Paskah Nasional.
Setelah Panitia Natal Nasional Recky Langie dan Ketua Sinode GMIM Pdt Adolf Wenas Cs melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diwakili utusan khusus yakni Hasim dan pengusa muda Sulut yang sukses di Jakarta Engel Sahanggamu.
Kini giliran Panitia Paskah Nasional melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulut, YSK.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menerima panitia di Rudis Gubernur di Bumi Bringin.

Gubernur YSK mendukung penuh pelaksanaan perayaan Paskah Nasional yang rencananya akan di laksanakan di kota Manado 8 April 2026 mendatang.
Gubernur Yulius mengatakan sebagai tuan rumah pihaknya mempersiapkan semua kebutuhan perayaan Paskah nasional dengan sangat maksimal. Dia juga mengharapkan panitia agar melibatkan semua denominasi gereja yang ada di Sulut untuk mensukseskan kegiatan kerohanian Nasional tersebut.
“Satu kebanggaan Sulut bisa dipilih menjadi tempat pelaksanaan perayaan Paskah nasional 2026, mari kita dukung bersama,” ujar Gubernur Yulius.
“Ini kepercayaan luar biasa yang diberikan pemerintah pusat bagi Sulut dan tentu harus dijawab dengan kesiapan yang matang,” kata Gubernur Sulut, YSK.
Paskah Nasional lanjut Gubernur YSK menjadi momentum untuk menunjukkan kehidupan spiritual dan kebersamaan umat Kristen di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Pendeta Wenas menyatakan terima kasih kepada Gubernur Yulius yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“GMIM memastikan kesiapan internal terus dimantapkan melalui rapat dan koordinasi lintas unsur gereja. Persiapan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran Paskah Nasional sebagai perayaan iman sekaligus ajang kebersamaan nasional,” tutur Ketua Sinode GMIM ini.
Ketua Panitia Paskah Nasional yakni Recky Langi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan denominasi dan panitia yang ada di Sulut untuk mempersiapkan rencana ibadah, tamu undangan, masyarakat serta tokoh lintas agama yang akan hadir nantinya.
Lanjut dia, kegiatan Paslah Nasional ini sebagai simbol kebersamaan kehidupan kerukunan antar umat beragama di Sulut.
“Saya mengajak semua pihak terlebih umat Kristiani yang ada di Indonesia dan terlebih di daerah Bumi Nyiur Melambai untuk mendukung serta mensukseskan kegiatan hajatan penuh iman ini,” pinta Recky Langie yang tercatat Stafsus Gubernur Sulut Bidang Investasi ini. (Danz*).




























