Sangihe, Swarakawanua.id -Menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah dan menstabilkan harga, maka Pemkab Sangihe gelar pasar murah di pasar terbesar di Sangihe yakni pasar Towo’e.
Pasar murah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sangihe melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) menggelar operasi pasar murah, Kamis (6-5-2021).
Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana mengatakan, operasi pasar murah ini digelar untuk meringankan masyarakat jelan Idul Fitri dan warga berpenghasilan rendah serta terdampak covid 19.

“Pasar murah ini di lakukan pemkab Sangihe untuk membantu masyarakat di saat menghadapi hari raya idul Fitri.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Tjajudin Sainkadir pada media ini,
Hal tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Idul Fitri 1442 Hijriah 2021 serta masih terdampak pandemi Covid-19.Sainkadir menuturkan jika pasar murah ini digelar untuk membantu warga dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.
“Karena mau hari raya, jadi harga-harga bahan pokok naik. Jadi pasar murah ini untuk membantu warga mendapatkan sembako dengan harga relatif murah,” ujarnya.
Operasi pasar murah ini katanya, bekerjsama dengan Bulog, dan pengusaha telur.
Sementera komoditas yang dijual diantaranya beras, gula, minyak, minuman ringan, telur, dan tepung.
“Harganya sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi),” katanya.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan kehadiran operasi pasar murah ini. Ini dilakukan karena masih pandemi Covid-19, ia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Manfaatkan sebaik-baiknya, tapi tetap ikuti anjuran pemerintah untuk jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan,” tegasnya. ( Gops-07 )






















