Manado, Swarakawanua.id-Tak mengenal lelah dan waktu bahkan hari libur, bagi pasangan Walikota dan Wawali Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS), setelah dilantik pekan lalu.
Buktinya, untuk membuktikan janji kampanye politik kepada masyarakat kota Manado, maka Andrei Angouw merealisasikan program kerjanya.
Salah satu program kerja AARS yakni penanganan masalah sampah di kota Manado.
Tak heran, orang nomor satu kota Manado ini nekat naik di atas alat berat yang berada ditumpukan berupa gunung sampah untuk melihat pemecahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo yang terletak di kecamatan Tuminting. AA turlap (turun lapangan) meninjau aktivitas di TPA Sumompo, Jumat (14/5/2021) Siang.

Bahkan kepala daerah ini nekat naik ke atas tumpukan sampah yang sudah menggunung demi melihat dari dekat proses pembongkaran dan pengadukan sampah di TPA Sumompo. Tak peduli bau busuk menyengat menerpanya.
Politisi PDI Perjuangan ini memastikan akan menambah unit ekskavator dalam rangka mempercepat proses pengelolaan sampah, sembari menunggu TPA regional modern di Iloilo yang berada di kabupaten Minut, dioperasikan.
“Banjer kalo datang, nda tau libur deng nyanda. Kalo cuaca bagus, kerja jo” ujar AA sapaan akrabnya.

AA bahkan menginstruksikan kepada Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Franky Porawouw dan jajarannya bersama para pekerja untuk bekerja keras agar tumpukan sampah tak lagi menggunung.
“Komisi III (DPRD Manado) yang bermitra dengan DLH sudah mengingatkan agar jangan sampai tumpukan sampah itu longsor. Jadi dikeruk terus jangan sampai menggunung, itu akan sangat berbahaya bagi pekerja dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dalam turlap ini AA ini AA bersama Anggota Komisi III DPRD Kota Manado Ronny Makawata.
“Setelah beberapa hari lalu melakukan kunjungan pertamanya sebagai walikota, pada hari ini pun beliau datang untuk melihat perkembangan kondisi dari TPA Sumompo pasca lebaran, karena kita tahu bersama selesai lebaran sampah yang dihasilkan warga sangat banyak,” ujar Makawata seraya seraya menambahkan sampah telah membumbung itu membahayakan bagi petugas dan para pemulung.
Menariknya, aksi nekat mantan Ketua DPRD Sulut ini menaiki tumpukan sampah tersebut membuat Makawata sempat kuatir
“Untuk meninjau lokasi TPA dan memantau kinerja alat berat itu, pak walikota (Andrei Angouw) pun memanjat tumpukan sampah yang telah menggunung sampai puncak, itu sangat berbahaya, karena bisa saja paku dan beling menembus sepatu pak walikota, namun dengan semangatnya beliau tetap melakukan itu,” jelasnya.
“Mantap pak walikota Manado, kami masyarakat mengharapkan pemimpin yang benar-benar bekerja demi kepentingan rakyat. Jadikan kota Manado bersih dan indah lewat penataan taman-teman di setiap kelurahan bahkan setiap lingkungan,” tulis Jefry Pandei menanggapi postingan turlap AA di medsos tersebut. (dns)
























