Manado, Swarakawanua.id-Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) membuktikan janji kampanyenya kepada masyarakat.
Buktinya, janji untuk kegiatan pembangunan dari lingkungan dan kelurahan direalisasikan saat mereka menghadiri kegiatan “Launching Cash for Work (CFW) Padat Karya Tunai, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), di Gedung Serbaguna Sola Gratia, Kelurahan Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget, Kamis (20/5/202).
Program ‘Cash for Work’ mengalokasikan anggaran pembangunan Rp.300 juta per kelurahan. Dengan demikian, walaupun APBD kota Manado pada tahun 2021 produk walikota lama, namun AARS mampu berjuang sehingga dana 300 juta per kelurahan diterima kota Manado dimulai dari kecamatan Mapanget.
Walikota Manado menuturkan, program Cash for Work sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam membangun infrastruktur di kelurahan/lingkungan.
Karena itu, Andrei Angouw meminta kepada camat dan Lurah serta masyarakat dapat menjalankan program dengan pengawasan ketat agar anggaran pembangunan infrastruktur di lingkungan tepat sasaran.
“Total anggaran kecamatan Mapanget Rp.3,9 miliar untuk 13 kelurahan. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan,” ucap dia.
Para Lurah yang menerima anggaran pembangunan memberikan apresiasi dan berjanji akan memanfaatkannya dengan baik untuk kegiatan pembangunan di lingkungan.
“
Wawali Richard Sualang, Sekda Micler Lakat, Kepala Balai Prasarana dan Pemukiman Sulut, Satker Pemukiman, Kepala Bapelitbang Liny Tambajong, Kadis Perkim Deasy Lumowa, Camat Mapanget, para Lurah, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat se-secamatan Mapanget hadir dalam acara launching tersebut. (dns).





















