Sangihe, Swarakawanua.id-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara kembali menggelar kegiatan literasi media pengawasan konten siaran, bagi masyarakat, terutama generasi muda pelajar sebagai generasi penerus.
Kali ini menyasar pelajar dan guru di SMA Negeri 1 Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (8/6/2021), dengan narasumber yang berkompeten,Drs.Winsulangi Salindeho, serta Mantan Ketua pemuda sinode Gmist, Kharisma Bataha SPi.MSi.Literasi Media Pengawasan Konten Siaran dibuka oleh Ketua KPID Sulut, Reidi Sumual S.sos.
Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulut Pengasihan Amisan, S.IP, mengatakan pada Swarakawanua.id, mengapresiasi pihak sekolah yang sudah menyambut baik kedatangan KPID Sulut di SMA Negeri 1 Tahuna juga siswa-siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini dengan harapan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk semua pihak yang terlibat,ucap Amisan.
” Dalam memilah dan memilih informasi untuk dikonsumsi menjadi penting, agar tidak menjadi korban dari dampak negatif kemajuan teknologi,”tegas Santo.
KPID Sulut Gelar Literasi Media Pengawasan Konten Siaran untuk memberikan edukasi,cara yang baik menyaring konten-konten yang baik dan benar.
Pembicara pertama Drs.Wisulangi Salindeho dalam pemaparannya, menekankan pentingnya pendidikan Literasi Media kepada generasi muda, dalam hal ini siswa-siswa SMA yang adalah pengguna media paling banyak dari antara semua generasi.
“Seleksilah dengan baik konten-konten yang akan ditonton,supaya tidak terjerumus dalam hal yang tidak baik,akibat konten,”kata Salindeho.

Sementara itu, Kharisma Bataha ,membawa materi tentang bagaimana memilih siaran yang sehat serta mengajak siswa-siwa untuk cerdas menggunakan media apalagi bermedia sosial mengingat keberadaan media sosial tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda jaman sekarang.
“Apresiasi yang begitu besar ditunjukkan oleh siswa dan guru dalam kegiatan ini, dibuktikan dengan sesi tanya-jawab yang luar biasa, baik siswa maupun guru aktif mengajukan pertanyaan,”tegas Bataha.(Gops-07)





















