CAPION: Dari Kiri: Gledy Kawatu, Evans Steven Liow dan Femmy Suhuh. (*).
Manado, Swarakawanua.id-Perombakan besar-besaran struktur jabatan di lingkup Pemkot Manado akan dilakukan setelah 6 bulan Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang resmi menjabat Walikota dan Wakil Walikota Manado sebagaiman amanat perundang-undangan terkecuali ada persetujuan dari Mendagri.
Gonjang-ganjing perputaran pejabat Manado akan ikut mempengaruhi roda pemerintahan termasuk kursi Sekkot Manado yang saat dijabat Micler Lakat SH, MH.
Bocoran dan informasi yang berkembang di kalangan pejabat Pemprop dan Manado, tiga nama pejabat Pemprop Sulut kans merebut kursi Sekkot Manado.
Tiga pejabat Pemprop Sulut yakni Kepala Kesbangpol Evans Steven Liow SSos, MM, Kepla BKD Sulut, Femmy Suhuh dan Gledy Kawatu yang kini menjabat Sekretariat DPRD Sulut.
Tiga pejabat Pemprop Sulut yang akan dikirim merebut kursi Sekkot Manado ini, sudah tidak dirugukan bahkan disangsikan lagi kualitas dan kapabilitas sebagai seorang birokrat.
Namun dari tiga pejabat Pemprop Sulut ini, Evans Steven Liow pernah menjabat Kadisdukcapil Pemkot Manado serta mencatat sejarah pertama kali menggelar kawin massal di kota kota Manado era Walikota Vicky Lumentut dan Wawali Harley Mangindaan. Sehingga Evans Liow lebih dekat mengenal dan mengetahui jelas medan pemerintahan di kota Manado.
Sedangkan pejabat cantik Gledy Kawatu cukup lama malamelintang di Pemkab Minahasa era Bupati Vreeke Runtu.
Sedangkan Femmy Suhuh lebih banyak menghabiskan kariernya sebagai pejabat di Pemprop Sulut.
Namun demikian, para pejabat itu juga harus melewati proses seleksi menduduki kursi Sekkot Manado. Selain itu juga, para pejabat yang akan menduduki jabatan tertinggi birokrat dan paling strategis di Pemkot Manado ini, harus mendapat restui Walikota dan Wawali Manado serta pimpinan DPRD Manado dan terlebih Gubernur Sulut, Olly Dondokambey alias OD dan Wagub Steven Kandouw. (Danz).
.

























