Manado, Swarakawanua.id-Rencana penyedian lahan pekuburan Pemkot Manado melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Manado disikapi serius Ketua Komisi IV DPRD kota Manado Lilly Walandha.
Dalam rapat pembahasan RPJMD 2021-2026 antara Pansus Dewan Manado dan pihak eksekutif, Walandha mengusulkan agar DLH kota Manado harus melihat penataan lahan pekuburan di negara Amerika Serikat.
Dikatakannya, lahan pekuburan di Amerika ditata menjadi kawasan wisata dan ruangan terbuka hijau sehingga menjadi icon bagi masyarakat.
“Jadi, bukan sekedar menyediakan lahan pekuburan begitu saja tapi ada objek menarik yang punya nilai, sehingga masyarakat beraktivitas di tempat itu,” tutur Legislator dua periode dari Dapil Wenang-Wanea ini.
Lanjut dikatakan Politisi Demokrat ini, penataan lahan pekuburan di Amerika sudah menjadi konsep Walikota Manado Andrei Angouw karena dia (Walikota Manado Andrei Angouw, Red) pernah studi pendidikan S11 di salah satu University di Amerika.
“Pak walikota ambil kuliah S1 di Amerika jadi beliau pasti punya konsep demikian soal lahan pekuburan yang ditata menjadi lahan terbuka hijau dan lokasi wisata,* ujar Lily Walandha yang juga jebolan S2 di Negeri Paman Sam julukan Amerikan Serikat ini.
Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Frangky Porawouw menjelaskan, konsep penataan lahan pekuburan di Amerika juga sudah disampaikan Walikota Manado.Andrei Angouw kepada dirinya.
“Penataan akan dibuat demikian, karena pak walikota juga sudah sampaikan konsep tersebut,” ucap Kadis Lingkungan Hidup kota Manado ini.
“Kalo bagitu, konsep yang saya sampaikan sama dengan konsep pak walikota Manado,” sambung Liwa sapaan akrab Lily Walandha ini. (Danz*).



























