Minut, Swarakawanua.id – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda menagtakan ‘Mari Jo Ba Kobong’ merupakan saru hal penting serta terobosan dalam mempertahankan ketahanan pangan.

“Produksi yang ditanam dan dihasilkan batu adalah bibit yang bisa dijual atau ditanam lagi oleh petani,” ujarnya didampingi Wakil Buapati Kevin Wiliam Lotulong ketika mengikuti acara penanaman jagung yang merupakan kolaborasi antara KOREM 131/Santiago, Kodim 1310/Bitung dan kelompok tani KTNA Minut.
Acara yang dilangsungkan di Desa Kema I, Kecamatan Kema. Bupati Joune melanjutkan dengan kerja keras serta kemauan dalam mengembangkan sektor pertanian Kabupaten Minut bisa menjadi pendorong ketahanan pangan bagi tingkat Nasional.

“Ini adalah kolaborasi yang luar biasa antara kelompok tani KTNA Minut dan Korem 131/Santiago serta Kodim 1310/Bitung tentu ini sebagai bentuk dukungan TNI bagi masyarakat untuk tetap menjaga ketahanan pangan di Minut, Sulawesi Utara dan bahkan Indonesia. Terimakasih TNI,” tutur Bupati Joune.

Turut hadr mewakili Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Ir. Novel Wowiling selaku Kadis Pertanian Provinsi Sulut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit bersama ibu, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Nana Sujana M.M, Dandrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, Aster Kasdam XIII/Merdeka, Kasiter REM 131/STG, Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, Kapolres Minahasa Utara AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK, Ketua DPRD Minahasa Utara Denny K Lolong S.Sos, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Kakanwil Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Ketua KTNA Minahasa Utara Arly Dondokambey.
(Mesakh)





















