Manado, Swarakawanua.id-Rio Alexander Jeremia Dondokambey, demikian putra Sulung dari pasangan Olly Dondokambey dan Rita Tamuntuan. Nama Rio Dondokambey akhir-akhir ini menerangi wajah publik Sulut. Wajar saja, jika ‘putra mahkota’ atau anak laki-laki tertua dari Olly sangat bersinar di kancah kepemudaan dan mewarnai duniaperpolitikan Bumi Nyiur Melambai.
Itu bukan karena Rio anak seorang Gubernur Sulut bahkan Bendahara Umum (Bendum) partai penguasa di Tanah Air. Namun sosok jebolan salah satu University di Negeri Paman Sam julukan Amerika Serikat ini, punya integritas yang tinggi. Selain itu juga, rendah hati dan cool menjadi gaya pembawaan Rio. Pria low profil ini, mulai mengikuti jejak kaki ayahnya, Olly Dondokambey melangkah ke dunia politik.

Namun begitu, Rio tak sungkan mengawali karier politik dari tingkatan bawah di struktur PAC Wenang. Walaupun ayahnya sosok politisi Nasional karena memegang jabatan Bendahara Umum (Bendum) PDIP sekaligus ketua PDIP Sulut ternyata tak membuat Rio Dondokambey menjadi ‘besar kepala’.
Justru dia merintis karier politik sebagai Ketua PAC Wenang menggantikan posisi Kiky Tamara. Jabatan itu semestinya tidak sebanding dengan kapasitasnya sebagai anak orang nomor satu Sulut dan Bendum
PDIP. Namun begitu, Rio memproses dirinya lewat rekruitment politik yang berjenjang, bukan kader karbitan.
Dia juga ingn belajar dan menerima masukkan para senior untuk memperkaya powernya di dunia politik.

Mulai dari Ketua PAC Wenang kemudian Rio mulai dipercayakan menjabat jabatan-jabatan strategis sebagai lompatan-lompatan kecil politik menuju 2024. Rio Dondokambey dipercayakan menjabat Ketua Kamar Dagang Industri Nasional (Kadin) Sulut.
Selanjutnya, Rio Dondokambey juga merangkul kalangan pemuda di Sulut lewat wadah organisasi kepemudaan paling besar yakni KNPI Sulut.
Tak hanya sampai di situ saja, lelaki berkaca mata yang dikenal berotak encer ini makin berkibar lewat sederetan organisasi kaliber yang ada. Walaupun bukan sosok politisi ulung, namun Rio mulai mengudara hingga ke tingkat Nasional.
Terbukti, Rio membantu putra Presiden Republik Indonesia dalam struktur organisasi Karang Taruna. Rio memegang jabatan Wakil Bendahara Umum Karang Taruna, yang merupakan organisasi sosial.
Kiprah putra Olly Dondokambey ini makin lengkap di wadah organisasi kepemudaan dan olahraga setelah resmi menjabat Ketua KONI Manado menggantikan Hengky Kawalo yang mundur dari jabatan tersebut.

Dan terakhir Rio dilantik sebagai Ketua BMI Sulut yang merupakan salah satu organisasi sayap partai PDIP.
Berbagai jabatan ketua di organisasi kemasyarakatan dan politik digenggamnya sehingga mampu mengangkat popularitas dan elektabilitas sosok Rio menuju Iven politik 2024.

Basis massa yang cukup kuat dan mengakar lewat berbagai organisasi serta militan dan simpatisan kader PDIP serta kekuatan kalangan ‘birokrat’ di basis-basis daerah kemenangan PDIP di Sulut akan menjadi nilai plus serta modal besar bagi Rio Dondokambey maju di Pemilu Legislatif 2024 mendatang.
Belum tau titik terang kompas politik Rio Dondokambey akan mengerucut jelang Iven 2024. Kompas Rio akan menuju DPR-RI Senayan ataukah DPRD Sulut ataupun DPRD kota Manado?
Namun berbagai pendapat di kalangan kader bahkan politik menyebutkan, sosok Rio Dondokambey akan maju Dapil Sulut ke DPR RI di Pilcaleg 2024 sambil melihat peluang Pemilihan kepala daerah terlebih kota Manado karena usai Rio belum memenuhi syarat Undang-Undang ke level Pilgub.

Namun begitu, banyak pendapat di kalangan akademisi dan politik mengatakan bahwa langkah politik Rio untuk sementara ini ke Senayan.
Dan langkah politik itu akan terbaca kental ketika gaung politik Olly Dondokambey akan bertahan sebagai Gubernur Sulut ataupun menuju posisi menteri dalam reshuffeld kabinet Jokowi-Amin, dalam waktu tak lama lagi.
Olly Dondokambey bisa saja melepaskan jabatan sebelum periodesasi dua kali Gubernur Sulut apabila masuk kabinet Jokowi-Amin dengan catatan akan maju di Pilgub Sulut kembali. Karena sampai saat ini belum ada figur PDIP menggantikan power serta elektabilitas OD menandingi lawan politik di Iven 2024 nanti.

Tapi ada juga pendapat bahwa jika OD akan mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Sulut, maka akan mempersiapkan the next OD junior di Iven politik Pilcaleg hingga Pilkada kota Manado.
Apalagi ada asumsi-asumsi minor bahwa Rio akan melanjutkan tongkat PDIP kota Manado dari Richard Sualang yang paling sukses dan terhebat selama menjadi ketua DPC PDIP kota Manado.
Dimana pada Pilcaleg 2019 lalu, Richard Sualang sukses memboyong 10 kursi PDIP ke DPRD kota Manado. Sehingga PDIP mencatat sejarah pertama di lembar parlemen menjadi Ketua DPRD kota Manado yakni Altje Dondokambey.
Sukses 10 kursi di lembaga dewan serta Pilkada Manado 2020 membuat Banteng Manado makin hebat serta akar rumput PDIP Manado berharap tidak ada goncangan terhadap posisi Richard Sualang sebagai Ketua PDIP Manado tahun-tanun mendatang demi keutuhan dan kejayaan Banteng Manado. Merdeka…..Merdeka….Merdeka! (Danz).
























