Banggar DPRD Manado Kritis Angka PAD, Pembahasan APBD 2022 Deadlock!

CAPTION: Personil Banggar Lilly Walandha, Jurani Rurubua dan Rosalita Mandey Saat Ikut Pembahasan. (*).

Manado, Swarakawanua.id-Setelah Ranperda APBD 2022 Kota Manado diparipurnakan pekan lalu, Senin (15/11/2021) Badan Anggaran (Banggar) DPRD k dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kota Manado masuk dalam agenda pembahasan.

Agenda pembahasan APBD 2022 dibuka salah satu Koordinator Banggar DPRD kota Manado, NoortjeVan Bone (NVB) di dampingi Adri Laikun, keduanya juga wakil pimpinan dewan Manado.

Selanjutnya, Noortje Van Bone mempersilahkan pihak TAPD kota Manado menyampaikan postur Ranperda APBD 2020. Ketua dan sekretaris TAPD kota Manado yakni Micler Lakat SH, MH yang juga Sekretaris Kota (Sekkot) Manado menyampaikan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Daerah kepada Baggar DPRD kota Manado.

CAPTION: Personil Banggar Billy Gosal. (*).

Penyampaian Ketua TAPD, kemudian ditanggapi oleh tiga personil Banggar secara kritis terhadap perbedaan angka nilai di lembaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan dibuka Ranperda APBD 2022 yang dipegang masing-masing Banggar DPRD kota Manado.

Dimana menurut personil Banggar dari Fraksi Nasdem, Arthur Rahasia, Jean Sumilat (Fraksi PDIP) dan Lilly Walandha (Fraksi Demokrat), proyeksi PAD di KUA-PPAS membilang angka Rp 542 miliar. Namun di buku Ranperda APBD 2020 PAD tercatat 472 miliar. “Harusnya angka di KUA PPAS dan dibuka Ranperda APBD nilai pendapatan sama. Kita harus jaga Jangan dikemudian hari ada persoalan hukum nantinya,” jelas ketiga personil Banggar kepada TAPD Kota Manado.

Walaupun penjelasan TAPD melalui ketua dan sekretaris tim yakni Micler Lakat dan Bart Assa didampingi Kepala Bapelitbang, Linny Tambajong disertai aturan termasuk Permendagri 27 Tahun 2021 dan PP Nomor 12. Namun pihak Banggar DPRD kota Manado terkesan tak mau menerima terhadap argumen berlandaskan aturan pijakan APBD tersebut.

CAPTION: Personi Banggar Bobby Daud, Jean Laluyan dan Arthur Rahasia. (*).

Pembahasan Ranperda APBD 2022 kota Manado akhirnya deadlock antara Banggar dan TAPD kota Manado karena mengalami jalan buntu. Wakil ketua DPRD kota Manado Noortje Van Bone yang memimpin jalanya kegiatan pembahasan agenda rakyat itu langsung menskors kegiatan pembahasan dan dilanjutkan Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 09.00 WITA di ruang rapat paripurna DPRD kota Manado.

“Saya skors rapat ini dan dilanjutkan besok,” ungkap NVB singkatan Noortje Van Bone sambil mengetuk palu. NVB mengetuk palu tanda rapat diskors karena waktu saat itu juga sudah tidak mengijinkan dilanjutkan. (Danz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *