CAPTION: Tonaas Martin Waworuntu. (*).
Manado, Swarakawanua.id-Pengusaha hiburan malam disinyalir banyak yang bayar pajak tak sesuai pendapatan pajak yang disetor pengunjung. Indikasi dugaan penyimpangan pajak hiburan malam, karena banyak pengusaha diduga dibackup oknum-oknum anggota DPRD kota Manado.
Berdasarkan hasil Hearing Komisi II DPRD kota Manado dengan pihak tempat hiburan malam, banyak pengusaha tak menyetor pajak, selain itu juga pajak disetor ke Pemkot Manado melalui Badan Pendapatan Daerah (Bspenda) kota Manado tak sesuai dengan pendapatan tempat hiburan malam.
Sementara itu, Tonaas Waraney Santiago, Martin Waworuntu menegaskan, pihaknya akan mengawasi langkah anggota oknum-oknum anggota DPRD kota Manado yang menjadi tameng di tempat hiburan malam di kota Manado.
“Kalau kami kedepatan ada anggota DPRD kota Manado yang disinyalir backup tempat hiburan malam akan kami ekspos dan laporkan ke aparat kepolisian,” ungkap Tonaas Waraney Santiago, Martin Waworuntu.
Sementara itu, anggota DPRD kota Manado Reynold Wuisan menegaskan, jika silahkan ekspos anggota DPRD kota Manado yang membackup ke publik. “Kalau ada oknum anggota dewan yang backup pajak tempat hiburan malam beberkan saja ke publik,” tegas anggota DPRD kota Manado yang dikenal cukup bersih ini. (Danz).
























