Pendeta Magritha Dalos Harapan dan Kerinduan Warga GMIM di BPMS

Caption: Pendeta Magritha Clara Dalos, STh, MTh.(*).

Manado, Swarakawanua.id-Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) telah siap menyukseskan puncak kegiatan pesta iman pemilihan pelayan khusus yakni pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM. Banyak nama bermunculan bahkan diprediksi bakal masuk kabinet BPMS GMIM.

Beberapa kandidat nama santer terdengar menahkodai GMIM lima tahun ke depan. Bahkan sudah ada beberapa struktur calon BPMS yang beredar, mengisi jabatan 13 kursi BPMS. Dengan nama-nama yang sudah tidak asing di lingkungan pelayanan GMIM. Baik yang saat ini masih menjabat sebagai BPMS, maupun beberapa nama baru.

Namun demikian, harapan warga GMIM agar sosok pelayan umat Kristiani di lingkup tanah Minahasa (GMIM, Red) yang rendah hati yakni Pendeta Magritha Clara Dalos STh, MTh, untuk dapat memimpin Sinode GMIM ke depan, walaupun Pendeta Hein Arina rindu melayani di Sinode GMIM.


Tapi, Pendeta Magritha Dalos di mata warga GMIM merupakan seorang hamba yang rendah hati, yang benar-benar memberikan diri melayani jemaat dan hidupnya diatur oleh Tuhan dan bergaul dengan Tuhan Yesus Kristus.

Sehingga istri almarhum dr. Berty Tangel layak dan sangat-sangat dirindukan warga GMIM untuk melakukan reformasi iman di tubuh Sinode GMIM ke depan nantinya.

Menurut mantan Penatua Pemuda GMIM Sion Teling yakni dr. Janeline Tengor, SpJP yang juga Staf KSM Jantung & Pembuluh Darah, RSUP Kandou Manado, orang yang dipilih Tuhan memimpin Sinode GMIM adalah figur pelayan Tuhan yang rendah hati, menyerahkan hidup kepada Tuhan dan benar-benar bergaul dengan Allah.

Caption: Ibu Pendeta Magritha Clara Dalos STh, MTh bersama Kelima Anaknya. (*).

Pdt Magritha Tangel Dalos, di mata dr. Janeline Tengor, SpJP, merupakan salah satu sosok wanita yang benar-benar dipakai Tuhan di jaman ini, untuk menghidupi kehidupan yang “extraordinary’, dimana kalau bukan Tuhan yang menolongnya, tak mungkin beliau bisa membesarkan 5 anak perempuannya, dan boleh menanamkan nilai-nilai Firman Tuhan bagi anak-anaknya.

“Saya bangga karena ibu Pendeta seorang Single Parent yang kuat dan bergaul dengan Tuhan Yesus,” ujar Elin Tengor demikian mantan Ketua Pemuda Sion Teling ini akrab disapa. Elin yang saat ini sdg menempuh pendidikan konsultan dibidang “Cardiovascular Imaging”, di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta mengatakan, “Jika Tuhan berkenan, ibu Pdt boleh di pakaiNya untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan, memimpin GerejaNya, Gereja Masehi Injili di Minahasa, dalam terang kasih Kristus, Sang Kepala Gereja yg agung, untul membawa Gereja ini, yaitu JemaatNya, semakin hari semakin serupa dengan Kristus, mengalami kedewasaan iman, menuju pada Gereja yg Am dan Rasuli dan Menuju pada persekutuan tubuh Kristus yg penuh dengam kasih mesra, saling mengasihi dan membangun , sampai Kristus datang kali yg kedua,” ujar dr. Elin.

Lanjut Elin, Zaman ini, gereja, butuh sosok seperti ini, yang benar-benar sudah mengalami pembentukan Tuhan, lewat berbagai peristiwa kehidupan, yang benar-benar sudah mengalami pengikisan karakter dari sang Penjunan Agung, Yesus Kristus namaNya.

“Selamat melayani dear Pdt. Magritha Tangel Dalos, STh, MTh. Jika Tuhan berkenan, Tuhan pasti buka jalan, jika tidak, jangan dipaksa,” urainya. (Dance Siahaya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *