Caption: Pendeta Magritha Clara Dalos, MTh.
Manado, Swarakawanua.id-Rumah sakit milik GMIM seperti RS Pancaran Kasih, Kalooran Amurang, Bethesda Tomohon dan lainnya, selama ini tidak dinikmati oleh warga GMIM secara utuh baik dalam bentuk fasilitas maupun keringanan biaya di tempat tersebut.
Karena itu, jika Tuhan berkenan Pendeta Magritha Dalos Clara MTh, masuk nominasi BPMS GMIM bahkan dipercayakan oleh forum pemilihan BPMS pada tanggal 25 Maret 2022 nanti, sebagai Ketua Sinode GMIM perempuan pertama di Tanah Minahasa.
Maka, warga GMIM bisa menikmati fasilitas dan keringanan biaya di rumah sakit- rumah-sakit GMIM. Karena rumah sakit GMIM adalah milik warga GMIM yang harus dinikmati oleh warga GMIM.
Selain itu, Pendeta Magritha Dalos punya satu kerinduan besar menyatukan semua persepsi warga GMIM sehubungan dengan perbedaan pendapat soal UKIT YPTK dan UKIT Yayasan Wenas dan terlebih juga polemik Rumah Sakit Bethesda Tomohon yang akhir-akhir ini muncul.
Ritha demikian sapaan akrab Pendeta Magritha Clara Dalos ini menuturkan, UKIT dan RSM akan menjadi skala prioritas penyelesaian supaya tidak ada lagi persepsi berbeda di kalangan warga GMIM.
“Semua warga GMIM yang kuliah pendidikan thologis dan lainnya baik UKIT YPTK maupun Yayasan Wenas harus satu. Kita akan berikan pengelolaan secara mandiri dan profesional dalam hal ini yayasan-yayasan pendidikan dan kesehatan berdiri otonom dalam pengawasan warga GMIM. Contoh, rumah sakit milik GMIM fasilitasnya juga harus dinikmati warga GMIM dalam bentuk keringanan-keringanan biaya yang diberikan rumah sakit GMIM kepada pasien-pasien umum yang tercatat sebagai warga GMIM,” tutur Ibu Pendeta.
“Warga GMIM akan diminta masukkan terbaik untuk mencari solusi jalan keluar perbedaan pendapat, karena UKIT YPTK dan UKIT Yayasan Wenas merupakan kebanggan kita sebagai warga GMIM, karena tempat pendidikan yang melahirkan pelayan-pelayan Tuhan,” ucap sosok pendeta perempuan yang dikenal punya integritas tinggi seorang Hamba dan komitmen dalam melayani Tuhan dan jemaat ini.
Pendeta Ritha Dalos punya misi pembaharuan pelayanan di lingkup Sinode GMIM, sehingga persekutuan ke depan akan tetap kokoh dan kudus di hadapan Tuhan Yesus Kristus. (Danz*).




















