Minsel, Swarakawanua.id – Curah hujan yang tinggi dan terkadang disertai angin kencang akhir-akhir ini sering terjadi. Hal tersebut bisa menyebabkan masuknya air yang cukup banyak kedalam tanah, dan tanah akan bergeser serta erosi tanah sehingga terjadilah longsor.
Hal tersebut pun baru-baru ini terjadi pada kediaman keluarga Jhon Onibala, warha jaga dua Desa Keroit, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, dimana terlihat longsoran tanah telah menutupi sebagian bangunan dapur rumah tersebut, Kamis (24/02/2022).
Personil Koramil 1302-17/Motoling yang mengetahui kejadian tersebut, segera bergegas mendatangi rumah yang tertimpa tanah longsor, dengan mengajak warga sekitar kejadian untuk ikut serta melaksanakan pembersihan longsoran tanah yang nyaris menutupi seluruh bangunan dapur, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) beserta warga terlihat dengan penuh semangat bahu-membahu dan menggunakan alat seadanya membersihkan tempat tersebut.

Komandan Koramil 1302-17/Motoling Kapten Inf Ferdinand Tedampa di sela-sela kesibukannya saat di konfirmasi menjelaskan bahwa, setelah menerima laporan dari masyarakat dengan cepat anggota kami bersama Warga mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pembersihan material tanah akibat longsor.
“Kejadian tersebut, kemungkinan pemicunya adalah guyuran hujan lebat yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah kita. Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca, jangan ragu untuk menginformasikan setiap kejadian kepada Babinsa lebih-lebih hal seperti ini kapanpun kami siap membantu,” ungkap Kapten Inf Ferdinand.
Tampak hadir dalam pembersihan longsoran tanah tersebut antara lain, Hukum Tua Desa Keroit Rifke Stevani Tambingon, Babinsa Koramil 1302-17/Motoling Serma Opden Ladi bersama empat orang anggota, Para perangkat Desa Keroit, serta sekitar 50 orang Masyarakat Desa Keroit.
(echa)






















