Caption: Suasana Sempat Panas Karena Diwarnai Hujan Protes. (*).
Minahasa, Swarakawanua.id-Pemilihan Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM yang dipusatkan di daerah Kawangkoan Bawah, Kabupaten Minahasa, Jumat (25/03/2022) tadi, diwarnai hujan protes peserta dan berlangsung panas.
Itu terjadi setelah Panitia Pemilihan KPRS GMIM disebutkan tidak konsisten terhadap aturan, sehingga calon kuat Ketua Remaja Sinode GMIM periode 2022-2027 yakni Penatua Joune Ganda tersingkir dari bursa pemilihan. Dimana Joune Ganda (JG) dijegal dengan sertifikat Trainning of Trainers ( TOT), sebagai salah satu persyaratan dicalonkan sebagai Ketua KPRS GMIM.
Sebelum masuk pada tahapan konsultasi, kegiatan pesta iman inii diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Vence Talumepa MTh.
Selanjutnya, Ketua KPRS GMIM Pnt dr. Michaela Elsiana Paruntu Mars membuka secara langsung kegiatan pemilihan KPRS GMIM.
Pnt Mika sapaan akrab Ketua KPRS ini, kemudian menyerahkan palu sidang kepada panitia penyelenggara Konsultasi Pemilihan Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM.
Panitia Sinode Pdt Kristian Luwuk STh saat memimpin rapat mengawalinya dengan memperkenalkan para nominator dan tata cara pemilihan serta siapa siapa saja yang bisa di pilih sebagai Ketua dan anggota KPRS GMIM.
Salah satu dari kriteria calon Ketua KPRS adalah calon Ketua KPRS telah mengikuti kegiatan ToT yang dibuktikan dengan sertifikat.
Persyaratan ToT ini pun memantik Tanggapan beragam dari para peserta pemilihan. Meksi Sahensolar dari wilayah Ratahan mengatakan, dalam Tata Gereja tidak ada yang namanya ToT, yang ditetapkan sebagai kriteria calon harus mengacu pada Tata Gereja.
Robby Mononimbar dari Wilayah Manado Timur Dua mengkritisi Panitia terkait kriteria yang menurutnya tidak konsisten.
“Saat kami terpilih sebagai Penatua di Jemaat, semua sertifikat pelatihan yang kami miliki dianggap tidak ada, karena pada akhirnya kami semua harus ikut LTPR dasar lagi. Kenapa itu juga tidak berlaku di tingkatan Sinode,”tegas Pnt Robby Mononimbar.
Sertifikat TOT yang dimintakan pihak Panitia Pemilihan KPRS GMIM yang mengganjal Penatua Joune Ganda yang juga Bupati Minut masuk bursa calon Ketua Remaja Sinode GMIM. Sehingga jika Penatua Joune Ganda benar-benar diganjal, maka dua figur penatua Remaja yang kuat bertarung di KPRS yakni incumbent Penatua Mikha Paruntu dan Penatua Billy Lombok. (Danz*).




















