,
Manado, SwaraKawanua.ID-Setelah terjadi taeik–menarik, partai Golkar akhirnya meninggalkan kadernya sendiri Jimmy Rimba Rogi alias Imba dan mengusung Sonya Selviana Kembuan (SSK) berpasangan dengan Syarufuddin Saafa (SS).
Itu dibuktikan lewat Surat Keputusan DPP Partai Golkar yang telah diserahkan kepada SSK-SS. SK dengan form B1-KWK bernomor 197/DPP/Golkar/ VIII/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewik Paulus. Ini berarti karir Imba tamat maju di Pilkada Manado 9 Desember 2020. Dengan demikian, Golkar Manado, PKS dan Hanura akan daftarkan SSK-SS ke KPU Manado.

Menariknyan lagi, keputusan DPP Partai Golkar ini sempat mengejutkan banyak kalangan karena Imba merupakan tokoh senior Partai Golkar yang juga pernah menjabat sebagai walikota Manado serta mempunyai elektabilitas cukup tinggi.
Sementara SSK adalah anggota biasa PDI-Perjuangan dan juga seorang pengusaha, sedangkan Syarifuddin Saafa merupakan Ketua DPW PKS Sulut dan anggota DPRD Manado tiga periode
Golkar mengusung SSK karena tidak punya pilihan lain, sebab Imba dinilai terbentur dengan aturan masa jedah 5 tahun bagi mantan napi korupsi.
Dengan adanya SK ini maka dengan sendirinya Paslon SSK-SS memenuhi syarat dukungan minimal 8 kursi untuk maju di di Pilwalkot Manado. Pasalnya, sebelum dapat SK Golkar, Paslon inj sudah mendapat SK dari PKS yang memiliki 2 kursi dan Hanura dengan 1 kursi sehingga totalnya 8 kursi. (dance Siahaya)





















