Beredar Isu Tak Sedap, Sekda Kabupaten Kepulauan Talaud dan RSUD Mala Gelar Konferensi Pers

Talaud,Swarakawanua.id-Beredar isu melalui salah satu media sosial yang mengatakan bahwa RSUD Mala tidak melakukan operasi bedah terhadap pasien An. Georgius K. Amanga, dengan alasan Insentif dokter tidak dibayarkan oleh Pemerintah Daerah.

Hal tersebut langsung dibantah oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Sekretaris Daerah, Dr. Yohanis BK Kamagi AP. MSi dan tim dokter RSUD Mala dengan melakukan konfrensi pers guna menangkal isu yang beredar pada minggu (15/5/2022) pukul.16.00 Wita bertempat di RSUD Mala.

Berdasarkan hal tersebut, Sekda Dr. Yohanis BK Kamagi AP. MSi dalam pengantarnya menyampaikan bahwa, dari isu di media sosial tersebut memang dari sisi positifnya bahwa ini adalah masukan bagi pihak Pemerintah Daerah maupun bagi tim dokter RSUD Mala.

“Saya kemarin malam sudah bertemu Direktur RSUD Mala dan juga dengan para dokter untuk mendapatkan sejumlah informasi tentang hal yang benar seperti apa sehubungan dengan isu yang sudah beredar itu,”; ungkap Kamagi.

Sekda Dr. Yohanis BK Kamagi AP. MSi juga menambahkan, untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya, maka angsung saja mendengarkan pernyataan dr. Elvin Herlambang yang menangani pasien tersebut.

dr. Elvin Herlambang yang menangani pasien tersebut mengungkapkan bahwa, pasien masuk sekitar pukul.10.30 Wita dan pasien merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Melonguane.

Setelah penanganan awal di IGD, kemudian dilakukan pemeriksaan Ultrasonografi (USG), ternyata terdapat Hepatomegali (pembesaran hati), infeksi di rongga perut dan juga ada infeksi di paru-paru.

“Setelah itu, saya berkonsultasi ke dokter spesialis bedah, tapi karna sumber daya dan alat di RSUD Mala tidak memadai, sehingga pasien tersebut diusulkan untuk segera dirujuk ke RS Sentra Medika Manado untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dengan sumber daya serta alat rumah sakit yang memahadir,” ucapnya. Turut hadir dalam konferensi pers tSekda Dr. Yohanis BK Kamagi AP. MSi, Direktur RSUD Mala dr. Susanti O. Essing, M. Kes, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kepulauan Talaud dr. Jonathan N Lukas, Sp B, dr.Rita Peginusa, Sp, Bos dan beberapa tenaga medis lainnya.(Triplem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *