Manado, SwaraKawanua.ID-DPRD kota Manado melalui Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kota Manado, Senin (05/20) kemarin melanjutkan agenda KUA-PPAS APBD perubahan 2020. Rapat KUA-PPAS APBD-P dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD kota Manado, Noortje Van Bone.
Dalam rapat KUA-PPAS, Banggar DPRD kota Manado meneliti cermat item-item anggaran yang diusulkan TAPD kota Manado terlebih Anggaran tenaga Harian lepas (THL) di lingkup Pemkot Manado yang angkanya mencapai 4 ribu lebih.
Bukan itu saja, rencana peminjaman Pemkot Manado ke PT SMI sebesar Rp 300 Miliar menjadi perhatian khusus Banggar DPRD kota Manado, apalagi item-item anggaran 300 Miliar ke DPRD kota Manado tidak terperinci. Sehingga menjadi perbincangan hangat antara Tim Banggar dan TAPD kota Manado dalam agenda rapat yang digelar di ruangan paripurna DPRD kota Manado.
Legislator PSI Jurani Rurubua sangat menyetujui peminjaman dana 300 Miliar ke PT SMI dalam rangka pemulihan ekonomi di era pandemi. Hanya saja rincian anggaran tidak akurat sehingga Rurubua meminta TAPD pemkot Manado harus lebih transparan akan rincian dana 300.milisr tersebut.
“Saya sangat setuju peminjaman 300 Miliar tapi harus terperinci. Kalau tidak transparan serta terperinci dan akuntabel, maka saya akan menolak peminjaman tersebut. Karena pertanggung jawaban kami kepada masyarakat kota Manado,” tegas Jurani Rurubua.
Sementara Legislator Gerindra Benny Parasan tegas mengatakan, dana 300 miliar bukan sedikit akan dihabiskan dalam waktu 3 bulan. “Sehingga saya usulkan anggaran 300 Miliar dimasukkan di APBD Induk 2021,” ungkap Parasan.
Begitu juga dengan Legislator PKS, dr Suyanto Yusuf. “Kita harus sepakat dana 300 Miliar apakah masuk APBD Perubahan atau APBD induk 2021.
Menurut saya sebaliknya dimasukkan di APBD induk 2021″ jelas legislator PKS ini.
Sementara Legislator PDIP Manado,Jimmy Gosal masih memikirkan Anggaran 300 miliar masuk ke APBD Perubahan atau APBD induk 2021 sehingga meminta rapat KUA-PPAS APBD Perubahan untuk diskor sementara.
Wakil Ketua DPRD kota Manado Noortje Van Bone akhirnya menskors rapat Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan tersebut. Namun begitu dia menegaskan, Ketua DPRD kota Manado Altje Dondokambey menitip pesan agar APBD Perubahan harus dibahas secepatnya. (dance siahaya)






















