Salili Jadi Desa Cantik dan Launching Pelayanan Jelita

Sitaro,Swarakawanua.id-Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Dr. Agus T. Poputra, SE. MM. MA.A, mewakili Bupati Sitaro menghadiri Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Launching Pelayanan Jendela Informasi Data (Jelita) bertempat di Balai Desa Salili, Kecamatan Siau Tengah.

Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya untuk membantu pembinaan kepada aparat pemerintah desa dan masyarakat mengenai pentingnya data statistik bagi kepentingan perencanaan dan evaluasi pembangunan serta membantu pemerintah desa menata data statistik untuk memudahkan pelayanan permintaan data.

Sambutan Bupati Kepulauan Sitaro yang dibacakan oleh Asisten perekonomian dan pembangunan Dr Agus T Poputra mengatakan,bahwa pada tahun 2022, Program Desa Cantik tahun ini merupakan kelanjutan dari program 100 Desa Cantik tahun sebelumnya,sebagai salah satu quick win-nya, BPS menargetkan pembinaan statistik secara berkesinambungan dan menyeluruh terhadap satu desa/kelurahan terpilih di setiap kabupaten/kota di Wilayah Indonesia.,ucap Poputra.

“Desa terpilih yang mewakili Kabupaten Kepulauan Sitaro adalah Desa Salili, Kecamatan Siau Tengah,”Kata Agus.

Lanjutnya, Desa Cantik ini dipilih berdasarkan status desa berdasarkan hasil Indeks Desa (ID) tahun 2021 serta kesiapan aparat dan fasilitas desan terhadap penyelenggaraan statistik sektoral secara mandiri,
Dengan adanya Program Desa/Kelurahan Cantik ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua kalangan, baik bagi desa/kelurahan terpilih, pemerintah daerah dan BPS sebagai instansi Pembina data statistik.

“Manfaat yang diharapkan antara lain, meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa/kelurahan tepat sasaran,” tuturnya.

Poputra juga mengharapkan Partisipasi aktif dari berbagai kalangan masyarakat dan aparat di Desa Salili, untuk dapat menyukseskan program Desa Cantik, karena manfaat yang akan diperoleh tentunya akan kembali kepada masyarakat Desa Salili sendiri.

“Saya yakin bahwa Desa Salili ini dapat menjadi contoh teladan bagi pelaksanaan statistik secara mandiri untuk Desa/Kelurahan lain di Sulawesi Utara dan juga ditingkat nasional,” timpalnya.(Gops-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *