Institusi Polri Tercoreng, Oknum Polisi Diduga Aniaya Petugas Lapas Perempuan Manado

Captioj::Foto Laki-laki Pegawai Lapas Kelas II b Manado ,(Korban )Penganiayaan oleh Oknum Polisi. (*).

Manado, Swarakwanua.id- Kapolri Listo Prabowo saat ini sementara melakukan bersih-bersih di lingkup Polri. Bahkan bersih-bersih itu untuk mengembalikan kepercayaan institusi Polri kepada masyarakat sehubungan dengan peristiwa Ferdy Sambo dan kematian Brigadir J.

Kendati demikian, masih saja ada oknum Polisi yang diduga ingin mencoreng kembali institusi Polri.

Itu terjadi setelah salah seorang Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh salah satunya adalah seorang oknum polisi, Rabu (14/9/2022) sore.

Dari informasi yang diterima Media ini, kejadian berawal saat korban yang sementara bertugas, hendak menurunkan Bendara di halaman Lapas dan menyalakan lampu, saat itu korban melihat ada mobil pick up yang terparkir di sebelah kanan halaman Lapas.

Kemudian korban menghampiri mobil tersebut, dan mendapati dua laki-laki yang adalah terduga pelaku, dan seorang wanita yang diketahui adalah ibu dari kedua terduga pelaku.

Adapun keterangan dari saksi yang melihat kejadian tersebut mengatakan, korban menghampiri mereka dan bertanya ada keperluan apa.

” Saat itu korban menghampiri mereka dan berkata jika mau ambil barang-barang di area Lapas harus minta izin atau lapor ke petugas bukan sembarang. Namun saat itu perkataan tak diindahkan, sehingga korban menambahkan, kalau tidak diizinkan berarti bisa dikatakan mencuri,” ucap saksi yang adalah petugas Lapas Perempuan Kelas IIB Manado.

Tersinggung dengan perkataan korban, salah satu terduga pelaku melemparkan rokok ke arah korban, kemudian korban mengambil rokok tersebut dan melemparkan kembali kepada salah satu terduga pelaku.

Terduga pelakupun langsung memukul korban di ikuti oleh terduga pelaku yang satunya, yang diduga adalah oknum polisi.

Dari keterangan saksi, korban dikeroyok. “Pertama yang memukul korban itu adiknya. Lalu kakaknya datang langsung ikut memukul.Saat korban berdiri, dan Ibu mereka coba menarik korban, dan dipukul lagi oleh pelaku yang pakai baju hitam,” ungkap saksi.

Sementara Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado Oldij Rambi ketika dikonfirmasi turut membenarkan hal tersebut.

“Betul ada anggota saya yang dipukul kemarin dan itu sudah dilaporkan ke Polres Tomohon,” ujarnya, Kamis (15/9/2022) siang.

Pada Kamis (15/9/2022) sekira pukul 13.00 Wita telah dilaksanakan mediasi Antara kedua institusi, terduga pelaku dan korban yang dilaksanakan di kantor Lapas Perempuan Kelas IIB Manado. (Echa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *