43 Kumtua Terpilih Dilantik

Minut, Swarakawanua.id – Tahapan pemilihan 43 Hukum Tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akhirnya terselesaikan.

Pesta demokrasi khusus di Kabupaten Minut ini tuntas usai 43 Kumtua Terpilih Dilantik Bupati Joune Ganda Rabu (2/11/22) yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Ketua DPRD Minut Denny Kamlon Lolong.

Usai mengambil sumpah dan janji tersebut Bupati Joune berharap para Kumtua dapat merangkul masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa. Menurut Bupati Joune, Kumtualah yang akan menjadi pelopor dalam pembangunan di Desa masing-masing untuk mewujudkan Minut lebih hebat dan sejahtera.

“Bapak dan Ibu sudah menjadi milik dari masyarakat di Desa masing-masing. Harapannya bapak dan ibu dapat merangkul masyarakat untuk sama-sama bergotong royong membangun Desa,” imbuhnya.

Pesan Bupati Joune kepada Kumtua yang baru dilantik terhadap pemanfaatan dan pengelolaan Dana Desa (DD) untuk dapat digunakan dengan baik dan benar serta tepat sasaran dengan bertanggung jawab sesuai peruntukan berdasarkan Undang-undang.

“Minut kaya akan kreatifitas sehingga perlu dijaga dan dirawat. Saya berharap kehadiran Kumtua yang baru dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Desa masing-masing,” tuturnya berpesan.

Joune Ganda juga tak lupa mengucaokan terimakasih kepada panitia mulai kabupaten, kecamatan, dan desa, serta TNI dan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen yang membantu suksesnya Pilhut 2022 ini.

“Mari kita jadikan Kabupaten Minut dan pemerintah desa yang baik, bersih, dan berwibawa dengan gerak cepat, gerak bersama, dan terus berpikir tentang pertumbuhan serta kemajuan yang ada di desa masing-masing,” tandas Joune Ganda.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang turut hadir juga ikut memberikan arahan dengan mengingatkan para Kumtua untuk tetap bersinergi dengan pemerintah kabupaten. Disamping itu iya juga mengingatkan dalam masa sekarang pemulihan ekonomi untuk dapat memanfaatkan lahan kosong ditanam tanaman pangan.

“Gerakan mari Jo ba Kobong sangat baik untuk dilakukan. Jadi para Kumtua mari menjadi contoh bagi masyarakat dengan mengacungkan gerakan menanam di lahan masing-masing,” kata Olly berpesan.(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *