Polda Didesak Periksa Kontraktor dan PPK Pembangunan RSUD Manado Ratusan Miliar

Caption: Ketua Harian DPP LSM-INAKOR Rolly Wenas

Manado,SwaraKawanua.id-LSM Anti Korupsi di Sulut menyikapi serius proyek pembangunan RSUD Kota Manado yang berada di jalan Tololiu Supit, Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, yang diduga tak sesuai bestek.

Bahkan konstruksi rumah sakit yang dibangun dari dana PEN dan APBD Kota Manado ratusan miliar, terancam ambruk.

Karena itu, pihak LSM Anti Korupsi yang selalu mengawal uang rakyat ini, mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Polda dan Kejati Sulut memeriksa pihak-pihak terkait dalam pslaksaan proyek RSUD Manado yakni pihak pelaksana dan instansi teknis.

Ketua Harian DPP LSM-INAKOR Rolly Wenas mengatakan, aparat penegak hukum harus periksa kegiatan pembangunan rumah sakiRSUD Manado.

“Entah siapa yang salah dalam hal ini? Karena itu, atas nama masyarakat kami minta Polda dan Kejati Sulut lakukan penyidikan pada kontraktor maupun dinas terkait serta PPK, karena sudah ada unsur tipikor,” tegas Rolly Wenas.

Seperti diketahui, dari informasi yang diperoleh, saat selesai pengecoran lantai, ternyata ada beberapa ring balok yang tidak terisi cor. Sehingga hal itu sempat menimbulkan kepanikan dari pihak kontraktor yang menangani proyek RSUD Kota Manado.

“Tutup lagi papan malnya,” ucap Pak.Yunus selaku Sit.Manager yang pada waktu itu berada di lokasi saat mal ring balok dibuka.

Dirut RSUD Kota Manado dr. Joy Zeekeon saat dimintai tanggapannya pada Rabu (11/01/2023) terkait konstruksi yang tidak sesuai bestek menyatakan, akan meminta pihak kontraktor untuk melakukan uji ketahanan bangunan.

“Kita mo menyurat, mo minta diadakan uji ketahanan bangunan dari lab, apakah ini bangunan memenuhi syarat atau tidak.” Jelas Dirut RSUD Kota Manado. (Ric).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *