Manado, Swarakawanua.id-Golkar jangan mengambil resiko buruk di Pilkada Manado untuk mengusung Jimmy Philips Makarawung (JPM) di Pilkada Manado 2024.
Itu karena di kalangan internal Golkar saja, tidak kenal siapa JPM sebutan Jimmy P. Makarawung.
“Ini ada satu dua orang teman pengurus Golkar bilang JPM mo maju walikota dari partai Golkar, sedangkan di kalangan pengurus Golkar Manado dan kader nyanda kenal pa dia,” ujar pengurus Golkar kepada sejumlah wartawan dan aktivias, Kamis (21/03/2021).
Menurut pengurus kecamatan Golkar Manado ini, JPM hanya dikenal oleh Adol Budiak, Emon, Tenny Sondakh dan Aswadi Amali dan Jun Kaparang.
“Cuma dorang-dorang itu yang kenal pa JPM, laeng nda kenal apalagi masyarakat kota Manado,” terang salah satu Ketua PK Golkar di Kota Manado ini.
JPM secara elektoral sama sekali tidak teruji walaupun dia adalah Ketua Kosgoro Sulut. “Belum pernah maju di Pileg dan juga Pilkada-pilkada sebelumnya ataupun memimpin organisasi-organisasi massa maupun keagamaan,” ucap sumber ini seraya menuturkan tingkat elektabilitas JPM merayap jika Golkar paksakan figur tersebut di pilkada.
Menurut sumber Golkar ini, lebih baik istrinya, Olga Lidya yang baru saja dikenal, karena anggota dewan terpilih sementara dapil Tikala Paal 2.
“Kalo dia pe istri minimal orang di kecamatan Tikala dan Paal 2 sudah mulai kenal, karena ada maju di Pileg. Kalau maju papan 2 Manado boleh-boleh aja,” terang kader Golkar yang cukup dikenal ini.
Salah seorang tua-tua Golkar yang cukup dikenal dan sempat gabung Partai Demokrat yakni Didi Syafii mengakui tidak kenal JPM.
“Sapa dia itu,” tanya balik Didi Syafii kepada PK Golkar tersebut. Ketua Kosgoro Sulut jawab Ketua PK Golkar tersebut. “Nda kenal no,” kata Syafii lagi.
Partai Golkar kalau mau kembali berjaya dan merebut Kota Manado harus hitung-hitungan politik secara matang dalam berkoalisi mengsung pasangan calon walikota dan wawali di Pilkada Manado.
Ada figur Jimmy Rimba Rogi alias Imba, Maykel Damapolii alias Teba dan Yongkie Limen. Tiga figur Golkar ini sangat dikenal dan populis di kalangan internal Golkar dan masyarakat Kota Manado. (Danz*).




























