Penjabat Bupati Sangihe Hadiri Ibadah Syukur Hut Ke-167 Tahun Jemaat Gmist BAIT-EL Lapango

Sangihe,Swarakawanua.id-Penjabat Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan ibadah syukur bersama jemaat Bait-El Lapango dalam Rangka Syukur HUT jemaat Gmist Bait-el Lapango.

Penjabat Bupati,dr Rinny Silangen Tamuntuan dalam sambutannya mengatakan, di tengah sukacita yang kita rasakan, Dia mengajak jemaat semua untuk mempersembahkanpujian syukur, hormat dan kemulian kepada Tuhan Yesus Kristus Sang kepala Gereja yang Agung.

“Oleh karena kasih dan karunia-nya bagi kita, sehingga persekutuan jemaat Gmist Bait-El boleh membilang usia jemaat yang ke-167 tahun,” ucap Dia.

“Sehubungan dengan itu, perkenankan saya atas nama pribadi dan keluarga Silangen-Tamuntuan,beserta seluruh jajaran pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengucapkan selamat merayakan hari ulang tahun ke 167 kepada seluruh warga jemaat Gmist Bait-el Lapango,” kata dr Rinny Tamuntuan.

“Selamat bersukacita dan mensyukuri akan penyertaan Tuhan bagi jemaat.” ucap Tamuntuan.

Lanjut Tamuntuan, perjalanan panjang jemaat melalui pertolongan Tuhan selama 167 tahun, sehingga telah meninggalkan sejumlah catatan penting bagi gereja mula-mula di Tanah Sangihe ini, yang turut mewarnai serta memberi arti dan makna terhadap eksistensi kehidupan pelayanan jemaat ini.

“Syukur dan sukacita saat ini tidak sekedar untuk merayakan bertambahnya usia jemaat, tetapi lebih dari itu, hendaknya kita jadikan momentum yang berharga ini untuk melakukan introspeksi dan evaluasi,” ungkap Tamuntuan.

Dia menuturkan bahwa dalam membangun jemaat sangat penting untuk memabangun fisik dalam hal ini berbagai fasilitasi penunjang pelayanan,namun yang terpenting adalah membangun kualitas iman jemaat.

Tamuntuan juga menambahkan,Perjalanan panjang Gmist Baitel Lapango melalui pertolongan Tuhan selama 167 tahun dan meninggalkan sejumlah catatan penting bagi kehidupan jemaat.

“Tuhan telah menempatkan berbagai potensi. dalam diri orang-orang di dalamnya untuk dapat mengelola jemaat Gmist Bait-El Lapango, tidak hanya sebagai satu organisasi gereja,tapi lebih kepada persekutuan jemaat yang semakin bertumbuh imannya didalam Tuhan.(Gops-07-FEG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *