Caption: Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Manado.di dampingi anggota Komisi Menerima Aspirasi THL Guru, kemarin.
Manado, SwaraKawanua.ID,-Persoalan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkup Pemkot Manado tak habis-habisnya. Buktinya, lima orang tenaga guru THL mendatangi kantor DPRD kota Manado, Senin (20/02/2021) tadi siang.

Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi mereka karena sudah setahun bekerja tapi tidak menerima honor atau gaji. Kedatangan mereka diterima Komisi II DPRD kota Manado.

Lima tenaga guru THL ini mengeluh karena sudah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun sebagai pendidik. Tapi tahun 2020 ini mereka tidak dibayarkan gaji seperpun.
Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Manado Hengky Kawalo di dampingi anggota Komisi yakni Iwan Marlian, Billy Jimmy Gosal dan Andul Wahid Ibrahim sangat prihatin terhadap lima guru THL yang belum digaji tersebut.

Menurut Hengky Kawalo, dana THL ditata dalam satu tahun anggaran APBD kota Manado sehingga dana pembayaran gaji THL sudah habis karena sudah masuk tahun anggaran APBD 2021.
“Saya harus sampaikan hal yang pait bahwa bapak pasti tidak akan dibayarkan gajinya lagi. Gaji itu akan dibayarkan kalo pihak Diknas Manado mengakomodir pembayaran gaji sebagai utang sehingga bisa dibayarkan di APBD-P 2021,” jelas Kawalo.
Dia mengatakan, Komisi II akan memanggil pihak Diknas terkait keberadaan lima orang THL guru yang tidak dibayarkan gajinya pada tahun 2020 lalu. Begitu juga dengan status mereka yang sampai saat ini tidak lagi diakomodir pada tahun 2021 sebagai THL di Diknas Manado.

Salah seorang THL menuturkan, pihaknya sudah ikhlas tidak menerima gaji tersebut. Namun mereka berharap bisa terakomodir kembali sebagai THL di Pemkot Manado melalui Diknas Manado.(Adv/Liputan Khusus)


























