Sangihe, Swarakawanua.id-Bupati Sangihe Michael Thungari menghadiri kegiatan “Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Aula mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (31/5/2025).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Stefanus Komaling tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut, Sekda Provinsi Sulut, Bupati/Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Desa/Lurah, Kepala Badan Permusyawaratan Desa, Tenaga Pendamping Profesional, Penyuluh, Notaris, dan Perangkat Daerah/Dinas yang menangani koperasi dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah masing-masing.
Untuk Provinsi Sulawesi Utara jumlah desa dan kelurahan 1.839,sudah musyawarah khusus 1.701(92.82%), sementara proses akta notaris 425 KMP dan sudah berbadan hukum 49 KMP.
Menteri Desa dan PDTT, Yandri Susanto dalam sambutannya menyampaikan program ini merupakan gagasan langsung dari Presiden RI dan telah dituangkan dalam Inpres yang melibatkan 18 kementerian dan lembaga.
“Presiden ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat desa yang miskin. Karena itu, koperasi ini bukan hanya program ekonomi, tapi juga program pengentasan kemiskinan. Koperasi Merah Putih ini adalah mandat langsung Presiden RI, dan telah dituangkan dalam Keppres Nomor 9 Tahun 2025” ujarnya.
Diakhir sambutannya, Menteri Yandri menyampaikan apresiasinya atas kesiapan Provinsi Sulawesi Utara dalam melaksanakan agenda percepatan pembentukan koperasi. Ia optimistis bahwa dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, program Koperasi Merah Putih akan menjadi tulang punggung ekonomi desa.
“Harapan Presiden Prabowo, Indonesia tahun 2045 harus menjadi negara maju dan rakyatnya sejahtera. Maka desa harus kuat dan Koperasi Merah Putih adalah kendaraan strategis menuju ke sana”.(Gops07)





















