Manado, SwaraKawanua.ID- DPRD kota Manado dan Pemerintah kota malalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) kota Manado menggelar agenda Panitia Khusus Kota Layak Anak (PKLA).

DPRD kota Manado melalui anggota Pansus Bambang Hermawan meminta Dinas Perkim kota Manado untuk lebih giat lagi turun lapangan ke lokasi-lokasi pemukiman warga termasuk perumahan-perumahan yang dibangun devloper.

“Saya sudah turun lapangan dan melihat kondisi taman anak di Perumahan GPI itu sudah amburadul dan tidak terpelihara. Ini penting untuk kepala dinas ketahui. Itu adalah bantuan pemerintah pusat, bukan dari perumahan. Dan tugas pemerintah kota adalah untuk memelihara tempat itu,” tegas Hermawan.

Dia pun menambahkan, ada beberapa lokasi perumahan yang berbayar dan juga dapat bantuan dari pemerintah pusat. Dia menjelaskan, ada ratusan perumahan yang ada di kota Manado dan yang menjadi layak anak hanya tiga.

“Perkim harus lebih sering gelar kegiatan turun lapangan, ada ratusan perumahan dan yang menjadi tempat layak anak hanya 3 lokasi, 2 diantaranya perumahan elite, dan 1 bantuan pemerintah. Apakah anggaran masih kurang diberikan kepada eksekutif, coba lakukan pemantauan dan menegur dan mengeksekusi jika perumahan tidak taat aturan,” tambahnya.

Tak sampai disitu, Anggota Legislator dua periode ini juga meminta harus ada sanksi kepada pihak Eksekutif jika mereka melanggar Perda. Namun demikian, politisi PAN Manado ini meminta sinergitas antara pemerintah serta pihak pengelola perumahan. (adv/lipsus)


























