Manado,Swarakawanua.id-Dua unit mobil tangki industri kepala biru bermuatan 16 ribu Ton yang ditangkap Polresta Manado belum lama ini, diduga kuat sudah dilepas.
Barang bukti dua mobil tamgki itu sudah tidak berada di halaman Polresta Manado bahkan di Rumbasan yang berlokasi di daerah Pandu.
Dua unit mobil tangki berisikan solar ilegal itu diduga kuat dilepas pada Selasa (23/09/2025) bertepatan HUT Provinsi Sulut ke 62.
Dua mobil tangki dengan nomor polisi DB 8914 CE dan DB 8450 AP, didga kuat milik Mafia Solar RB alias Opo. Namun setelah penangkapan, dua mobil tersebut menghilang tanpa jejak dari halaman Polresta Manado.
Tak hanya itu, para sopir yang turut diamankan bersama mobil tangki juga dilepaskan tanpa kejelasan status hukum.nya Nama Ronald Budiman alias Ko Opo disebut publik sebagai sosok kuat di balik praktik mafia solar ini di Manado.
Polresta Manado diduga kuat takut berhdapan dengan jaringan kuat mafia solar Ko Opo sehingga dua unit mobil yang ditangkap akhirnya dilepas.

Paminal Polda Sulut didesak segera memeriksa Kasat Reskrim Polresta Manado dan pihak-pihak yang terlibat membackup mafia solar Opo..
“Paminal Polda Sulut wajib bertindak. Jangan biarkan citra Polri hancur hanya karena segelintir oknum di Polresta Manado,” tegas beberapa Warga, kemarin.
Warga juga menegaskan, praktik ini bukan hanya mencederai hukum tetapi juga mengancam distribusi BBM subsidi di masyarakat.
Masyarakat meminta Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langi turun langsung mengusut dan memastikan kasus ini agar tidak melunturkan kepercaya publik terhadap Penegakan Hukum di Polda Sulut.
“Ini pasti ada apa-apa sampai mobil diepas. ini aib besar bagi institusi penegak hukum,” kata warga yang sangat percaya terhadap Kapolda Sulut dalam penegakan hukum.
Lebih lanjut saat dikonfirmasi awak media lewat via WhatsApp, Ronaldo Budiman membenarkan dua unit mobil tangki miliknya telah di bebaskan atau dikeluarkan beserta isi dari Tangki tersebut.
“Sudah-sudah dua oto tangki so dilepas, dua unit
So ada pa kita”, ujar Ronaldo memakai bahasa Manado kepada salah seorang wartawan
Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Muhammad Isral SIK MH, melalui pesan singkat WhatsApp terkait dua unit mobil tangki atas permainan kotor di institusi Polri tersebut belum merespon WA wartawan.
Diketahui saat ini antrian solar di SPBU makin menggila terlebih di SPBU di Kairagi dan Kombis serta di Ringroad (Danz).




















