Manado, SwaraKawanua.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado hari ini Rabu (24/02) bertempat di ruang sidang Paripurna melaksanakan sidang Paripurna menetapkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado tahun 2020.

Sidang Paripurna di pimpin Norce Van Bone (NVB) wakil ketua DPRD serta di dampingi Wakil Ketua Adrey Laikun dan sekretaris Kota Manado Mikler Lakat.

Sidang paripurna menindaklanjuti hasil Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Jumat (19/2/2021). Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 03/PL.02.07-KPT/7171/KPU-Kot/II/2021, KPU sudah menetapkan kemenangan AARS.

Pasangan calon nomor urut 1 yang di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) dengan meraih 88.303 suara keluar sebagai pemenang.
Pimpinan sidang Paripurna Noortje Van Bone dalam sambutannya mengajak anggota DPRD Kota Manado dan seluruh undangan yang hadir baik yang ada dalam ruang sidang maupun yang hadir lewat daring untuk mengawal kepemimpinan walikota Andrey Angouw dan Richard Sualang.

NVB juga mengajak dan menghimbau kepada masyarakat Kota Manado untuk dapat bersatu, bersama bergandeng tangan mendukung pasangan walikota dan wakil walikota terpilih, dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Manado yang sama-sama kita cintai.

Mewakili anggota DPRD Kota Manado pimpinan sidang paripurna mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Manado yang baru, dengan harapan, AA-RS dapat membawa perubahan yang signifikan untuk Kota Manado..
“Mari kita wujudkan wajah Kota Manado menjadi lebih baik, penuh dengan gotong-royong, toleransi, dan rukun, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado, kami mengucapkan selamat kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih,” tutur NVB.
Nampak hadir dalam Paripurna secara visik maupun melalui virtual zoom, Vicky Lumentut, selaku Walikota Manado KPU Manado; Bawaslu Manado; jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Manado; dan tamu undangan lainnya.
Sidang Paripurna DPRD Kota Manado dari awal sampai berakhirnya menggunakan Protokol tetap Covid-19 dengan ketat.(Adv/Liputan Khusus).



























