Hore…Hore… Hore!!! Demi Rakyat, Gubernur YSK Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor 2026

Caption: Dalam Kondisi Kesehatan Belum Pulih Butul, Gubernur Sulut, YSK Rela ke Lokasi Bencana di Siau.

Manado,nSwarakawanua.ID-Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada tahun 2006 ini.

Penegasan Gubernur YSK menjawab kritikan serta kegaduhan masyarakat Sulut  di media sosial terkait kenaikan pajak kendaraan bermotor oleh Bapenda Sulut tanpa ada penegasan konfirmasi ke Gubernur YSK.

Dengan demikian, masyarakat  membayar pajak kendaraan bermotor tahun 2026 tetap pada biaya seperti biasa sebelumnya.

“Pak Gubernur Sulut YSK sudah instruksikan revisi semun aturan daerah terkait kenaikan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 ini, karena kondis ekonomi di tengah-tengah masyarakat saat ini belum saatnya dinaikan pajak kendaraan bermotor yang menjadi sumber PAD bagi hasil privinsi dan kabupaten/kota ,” ujar Jubir Pemprov Sulut  Denny Mangala mengutip pernyataan Gubernur YSK  di sela-sela meninjau korban bencana di di Siau, Kabupten Sitaro.

Menurut Mangala, kebijakan Gubernur YSK akan membatalkan kenaikan pajak kendaraan bermotor, karena sangat peduli dengan kondisi ekonomi masyarakat Sulut

‘Komitmen Pak Gubernur Sulut mesejahterakan serta memakmurkan masyarakat Sulut sehingga kenaikan pajak dianggap memberatkan rakyat,” ujar Denny Mangala yang juga Asisten I Pemprov Sulut ini

Sementara sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat Sulut sangat mengapresiasi  langkah Gubernur YSK yang sangat peduli dan pekah dengan kondisi rakyat Sulu saat  ini.

“Ini kebijakan paling populis Gubernur YSK saat pajak dinaikkan pihak Bapenda Sulut tanpa konfirmasi penegasan dari pak Gubernur, langsung dinaikkan,  ” kata tokoh pemuda Sulut, Alfa Ombong.

Lanjut dia, Gubenur YSK sangat pro rakyat. “Ini baru bilang satu-satunya gubrrnur  yang selalu berada di tengah-tengah kohidupan masyarakat,” kata Dia.

Dia juga menegaskan, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut yang sudah dipercayakan Gubenur YSK dalam menjalankan tugas pemerintahan lalu kemudian membuat dan menjalankan program tak sesuai keinginan rakyat Sulut.

“Artinya, kebaikan pak YSK terhadap para pejabat yang sudah diberikan tanggungjawab saat ini harus kerja sungguh-sungguh dan benar untuk kepentingan rakyat,” kata Ombong. (Danz*)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *