Manado,Swarakawanua.ID-Jelang Idul Fitri, harga sejumlah bahan pokok tak menentu di pasaran. Karena itu, untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, maka pemerintah menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan gerakan pangaman murah yang dipusatkan di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim pada Rabu (11/04/2026), ditinjau langsung Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.
Gubernur YSK lihat langsung GPM untuk memastikan ketersediaan sekaligus stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci Ramadhan.
Gubernur YSK berkeliling ke sejumlah lapak penjualan yang dipadati warga. Ia juga berdialog langsung dengan para pedagang dan masyarakat yang datang berbelanja. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian utama gubernur antara lain bawang, rica (cabai), hingga daging ayam.
“Berapa harga bawang di sini? Rica berapa sekarang? Ayam dijual berapa per ekor?” tanya Gubernur kepada para penjual sambil melihat langsung bahan pangan yang tersedia.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama ketika harga di pasar mengalami fluktuasi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus mendorong pelaksanaan program serupa di berbagai daerah agar pasokan pangan tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok tidak memberatkan masyarakat.
Gubernur juga berharap kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Alun-alun Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulut di wilayah Bolaang Mongondow.



























