Sangihe, Swarakawanua.id- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kesehatan Daerah terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi Sistem Akselerasi Nusantara Tangguh Eliminasi Tuberkulosis atau SANTER-TB, sebuah platform digital yang diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus serta menekan penyebaran penyakit tuberkulosis hingga ke wilayah kepulauan terluar.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi meluncurkan aplikasi Sistem Akselerasi Nusantara Tangguh Eliminasi Tuberkulosis atau SANTER-TB, di Tahuna Beach Hotel and Resort, Senin (6/7/2026).
Peluncuran aplikasi ini dihadiri perwakilan RSUD Liun Kendage Tahuna, RS Liung Paduli, BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan Dinas Kesehatan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Prosesi launching ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan eliminasi tuberkulosis di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
SANTER-TB merupakan inovasi digital yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mengintegrasikan layanan penanganan tuberkulosis dalam satu sistem. Aplikasi ini menghubungkan puskesmas, rumah sakit, kader kesehatan hingga masyarakat agar proses deteksi, pelaporan, dan pemantauan pasien dapat dilakukan secara cepat dan akurat.
Selain memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, aplikasi SANTER-TB juga dilengkapi fitur telekonsultasi bagi pasien di wilayah terpencil, skrining digital untuk deteksi dini gejala tuberkulosis, integrasi data antar fasilitas kesehatan, serta pembaruan data kasus secara real time oleh kader kesehatan di lapangan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe menargetkan aplikasi SANTER-TB menjadi sistem layanan kesehatan digital yang mampu memperkuat deteksi dini dan pengendalian tuberkulosis secara lebih cepat, efektif, dan menjangkau seluruh wilayah kepulauan.(Gops07)





















