Caption Foto: Ketum AHY dan Legislator Sulut, Billy Lombok (*).
Manado,Swarakawanua.ID- Sosok Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) sangat dihormati tak hanya oleh kalangan kader partai tapi juga oleh rakyat Indonesia. Itu karena figur AHY yang dinilai sangat berwibawa di mata rakyat Indonesia.
Tapi kewibawaan seorang Ketum AHY teryata tak ada harganya di mata legislator Sulut dari Partai Demokrat yakni Billy Lombok.
Buktinya, Billy Lombok pernah menggugat Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh DPP Demokrat yang notabene ditandatangani langsung oleh Ketum AHY dan Sekjen ke PTUN.
Billy Lombok melayangkan gugatan ke PTUN terkait kursi Wakil Ketua DPRD Sulut yang sebelumnya diduduki olehnya dan berpindah ke sesama rekannya yakni Royke Anter.
Gugutan dilakukan Billy Lombok terhadap SK yang ditandatangani AHY dan Sekum semata-mata untuk mempertahankan kursi Wakil Ketua DPRD Sulut.
Perlawanan dilakukan Billy Lombok dengan menggugat SK AHY dan Sekjen telah membuktikan bahwa legislator Sulut dari Dapil Minsel-Mitra ini sudah melakukan pembangkangan keras terhadap partai terlebih kepada Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
“Kursi pimpinan dewan merupakan hak dari DPP Demokrat yang diberikan kepada siapa kader yang dinilai layak dan terbaik membawa amanah partai duduk di lembaga dewan. Kalau selama ini Billy Lombok duduki jatah kursi wakil ketua DPRD Sulut dari partai Demokrat. Maka kini DPP mempercayakan kader lainnya kembali, maka harusnya Billy Lombok legowo, bukannya lakukan perlawanan besar-basar dengan mem-PTUN-kan SK DPP yang ditandatangani ketum dan Sekjen,” ungkap kader Demokrat seraya menuturkan bahwa lebih baik melakukan pembangkangan terhadap ketua DPC/DPD dari pada Ketum.
“Karena kalau membangkang terhadap partai dan Ketum, maka resikonya adalah PAW. Untung saja, Ketum dan Sekjen masih bermurah hati sehingga proses PAW terhenti. Tapi kalau itu dilakukan ke Ketum partai lain, maka tidak dalam hitungan bulanan surat PAW pasti sudah keluar,” sembur sejumlah kader Demokrat Sulut yang sangat menjaga dan menghormati sosok Ketum AHY yang disebut-sebut sangat layak maju capres/wacapres di Pilpres 2029 nanti. (Danz*).




























