Tomohon,Swarakawanua.ID- Di tengah masa transisi kepengurusan, Partai Golkar Kota Tomohon memilih memperkuat fondasi internal.
Melalui Rapat Pleno diperluas yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Partai Golkar ke-62, seluruh jajaran kader dari tingkat ranting, kecamatan, hingga Fraksi di DPRD berkumpul untuk mempertegas semangat kebersamaan membangun Partai berlambang Pohon Beringin ini.
Kegiatan berlangsung meriah di Tomohon pada Rabu 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Serangkaian kegiatan sekaligus memperkuat konsolidasi dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, Ruby Rumpesak, SH.
Rumpesak resmi ditunjuk melalui Surat Keputusan DPD I Partai Golkar Sulut Nomor Skep-04/DPD-PG/SULUT/X/2026 pada 12 Oktober 2026, dengan mandat enam bulan untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Kota Tomohon.
Dalam arahannya di hadapan para pengurus, Ruby menegaskan bahwa kekuatan sejati partai tidak terletak pada struktur semata, melainkan pada kebersamaan dan loyalitas seluruh anggotanya.
“Bagi kami, kekuatan Partai Golkar terletak pada kebersamaan dan loyalitas seluruh kader. Mulai dari pengurus di tingkat ranting, kecamatan, hingga teman-teman di Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tomohon, semuanya merupakan bagian penting dari keluarga besar Golkar yang harus terus menjaga kekompakan,” ujar Ruby Rumpesak.
Pemasangan lilin HUT ke-62 dilakukan secara bersama-sama, menjadi simbol persaudaraan yang tetap erat meski sedang berlangsung peralihan kepemimpinan. Kehadiran pengurus dari berbagai tingkatan menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di Golkar Tomohon tetap terjaga dengan kokoh.
Ruby juga mengingatkan bahwa konsolidasi yang dilakukan bukan sekadar urusan administratif atau penataan organisasi.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita tetap bersatu, saling menopang, dan bekerja bersama. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, tetapi harus disikapi dengan kedewasaan. Kepentingan partai dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi orientasi bersama,” tegasnya.
Soliditas organisasi, menurut Ruby, harus dibuktikan melalui kerja nyata dan komunikasi yang terjaga, bukan sekadar pernyataan dukungan. Semangat persatuan inilah yang diharapkan menjadi modal terbesar Golkar Tomohon untuk terus dipercaya oleh masyarakat Kota Bunga.
Rangkaian peringatan HUT ke-62 ditutup dengan kegiatan ziarah dan tabur bunga ke makam para tokoh pendiri dan senior Partai Golkar di Kota Tomohon, sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan para pendahulu. Tiga tokoh yang diziarahi yakni:
1. Almarhum Drs. Edison Paulus Rumajar
2. Almarhum Drs. Roby Kumaunang
3. Almarhum Joppy Kalesaran
Langkah ini menjadi penutup yang bermakna — menghargai masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih kuat. Semangat para pendiri menjadi inspirasi bagi kader Golkar Tomohon untuk terus bersatu dan melayani masyarakat.(Danz*)




























