Berafiliasi Bareng Kader Lain, Simpatisan Adu Kader PDIP di KONI Manado

Caption Foto: Kegiatan Musorkotlub KONI Manado Yang Digelar Tanpa Kehadiran Pengurus KONI Sulut, kemarin.

Manado, SwaraKawanua.ID-Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Manado yang melengserkan Hengky Kawalo sebagai Ketua KONI Manado mulai terindikasi sarat muatan politik.

Indikasi mainan politik hingga Musorkotlub digelar setelah diduga ada afliliasi simpatisan kader Banteng dengan kader partai lain di hajatan tersebut. Alhasil, kader Banteng (PDIP, red) Manado berhasil diadu domba di KONI Manado.
Buktinya, Musorkotlub sukses mengusung Tonny Rawung Ketua terpilih KONI Manado.

Tonny Rawung yang juga Sekretaris PDIP Manado menggantikan posisi sesama rekannya yang juga legislator Manado dari Fraksi PDIP, Hengky Noch Kawalo sebagai Ketua KONI Manado.

Suksesnya Musorkotlub setelah kader Banteng termakan settingan simpatisan kader PDIP yang disinyalir kuat sudah menyatu dengan kader partai lainnya.

Sehingga Musorkotlub dipaksakan bergulir, walaupun bertentangan dengan AD/ART organisasi KONI Manado. Bahkan hasil Musorkotlub tidak akan diakui oleh KONI Sulut dan sejumlah cabang olahraga (Cabor) yang bernaung di bawah KONI Manado.

Sejumlah simpatisan bahkan kader PDIP kepada wartawan menyebutkan, sudah ada mainan simpatisan kader Banteng yang mulai coba-coba mengadu domba para petinggi partai dengan di gelarnya Muslorkotlub tersebut.

“Belum apa-apa, dorang smo kase bakalae, karena so bermain dengan kader partai lainnya,” jelas sejumlah simpatisan dan kader Banteng lainnya, tadi sore.

Menurut sumber dari kader Banteng, Tonny Rawung tidak akan mengiyahkan tawaran Muslorkotlub KONI Manado jika mengetahui kegiatan itu tidak sesuai mekanisme organisasi dalam hal ini AD/ART.

“Ko Tonny pe orang sangat komit terhadap aturan, tapi sudah ada yang mendorong untuk meyakinkan beliau (Ko Tonny Red) soal hal ini,” nilai mereka. (dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *