Sangihe,Swarakawanua.id-Pada hakekatnya Konsolidasi partai Golkar lebih pada meningkatkan eksistensi Partai Golkar sebagai salah satu pilar demokrasi.
Konsolidasi Partai Golkar Kepulauan Sangihe menetapkan agenda Konsolidasi pada empat hal mendasar yaitu, Konsolidasi
Menyangkut Idiologi Pancasila, Kebangsaan, Nasionalisme,serta bela Negara.
Konsolidasi Konstitusional
Tentang pemahaman kader Golkar terhadap AD/ART Partai dan berbagai regulasi partai sertaTujuan dan Doktrin Partai.
Konsolidasi program bahwa Beringin Sangihe mendorong proses penanggulangan kemiskinan, mendorong birokrasi pemerintahan yang handal, melayani rakyat dan bebas KKN serta mendorong pengembangan infrakstruktur dasar dan perekonomian daerah juga mendorong koneksitas transportasi wilayah dan mendorong pengembangan perekonomian yang berbasis kerakyatan serta mendorong berlangsung nya pengelolaan SDA & LH yang berbasis masyarakat.
Konsolidasi Organisasi
Bahwa Partai Golkar utk jangka pendek Pebruari – Juli 2021 kepengurusan Partai Golkar pada145 Kampung, 22 Kelurahan, 15 Kecamatan sudah harus terbentuk bahkan organisasi sayap partai golkar harus terbentuk pada tingkatan yang sama.
Empat hal ini yang menjadi komitmen serta program bagi kader dan simpatisan partai Golkar Sangihe.
Irene Gaghana pada Swarakawanua.id menyatakan, sebagai Kordinator padaj kecamatan Tamako dan Manganitu Selatan saat dalam tahap Konsolidasi, untuk Kecamatan Tamako sudah 10 kampung dari 20 dan kecamatan Mangsel sudah 7 kampung, 13 kampung konsolidasi terus digiatkan hingga tuntas sesuai agenda partai,kata Irene.
“Konsolidasi ini dilakukan sesuai dengan perintah dan agenda partai Golkar, sebagai kader kita harus melaksanakan dan mengikuti demi kebaikan partai,” ucap Gaghana.

Lanjutnya konsolidasi ini untuk mencanangkangkan program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, ucap Irene Gaghana yang juga anggota DPRD Sangihe ini mengakhiri percakapan. (Gops)


























